Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Alarm Motor Bisa Menekan Risiko Kemalingan, Lho. (Foto: Shutterstock)
Dream – Wabah Covid-19 yang bisa dengan mudah menyerang manusia tak membuat angka kriminalitas menurun. Sebaliknya banyak pelaku kejahatan tetap beroperasi dengan alasan kehilangan mata pencaharian.
Selain para pejambret di pasar atau jalanan sepi, para pelaku juga banyak menjadikan kendaraan bermotor sebagai target kejahatan mereka.
Dikutip dari Wahana Honda, Senin 15 Juni 2020, pencurian motor tak luput dari radar para pencuri. Banyak sekali berita kasus pencurian motor yang terjadi di berbagai kota di Tanah Air.
Para pemilik motor biasanya melakukan langkah antisipasi dengan memasnag alarm motor. Walaupun sederhana dan pemakaiannya sedikit mahal, alarm motor memberikan banyak manfaat bagi roda dua. Berikut ini rinciannya.
Tentu hal yang utama dari pengaplikasian alarm motor adalah untuk menurunkan risiko pencurian. Alarm motor dapat menjadi fitur keamanan tambahan di samping penguncian stang motor ataupun pengaman bermagnet.
Alarm penting untuk bisa mengamankan kendaraan karena pada dasarnya pencuri kini makin kreatif dalam hal pencurian. Kemampuan mereka untuk bisa menggunakan kunci T sangat sangat berbahaya bagi keamanan kendaraan.
Pengaman bermagnet pun bisa diluruhkan dengan cairan khusus. Maka dari itu, pengaplikasian alarm motor perlu anda pertimbangkan kembali.
Skenario terburuk dari pencurian motor adalah pencuri yang berhasil masuk wilayah rumah anda, dan mulai menghampiri kendaraan. Banyak kasus pencurian terjadi akibat pemilik tidak sadar bahwa kendaraannya dicuri.
Para pencuri akan melakukan pencurian dengan sangat sedikit suara. Pemilik pun tidak sempat menyadari adanya pencurian kendaraan mereka.
Adanya alarm bisa membuat pencuri kaget pada saat tidak sengaja menggoncangkan kendaraan anda. Biasanya, pencuri yang kaget akan segera meninggalkan kendaraan karena panik.
Bunyi yang nyaring dari alarm dapat membuat anda aware atau aspada atas keadaan kendaraan. Alarm biasanya akan berbunyi apabila seseorang berusaha menggerakkan body kendaraan atau roda bagian depan kendaraan anda.
Begitu alarm berbunyi, kamu bisa langsung mengecek keadaan kendaraan anda. Bisa jadi, alarm berbunyi karena memang sempat ada pencuri yang mencoba mengambil motor.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya