Source: Shutterstock.com
Dream - Berhubungan seksual dan melakukan penetrasi tidak selamanya akan menyebabkan kehamilan. Jika sperma tidak masuk ke indung telur, pembuahan maupun kehamilan tidak akan terjadi.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan sperma tidak masuk ke indung telur. Mulai dari jumlah hingga kualitasnya. Dilansir dari Sehatq.com, berikut penyebab sperma tidak masuk ke indung telur.
Kurangnya Jumlah Sperma
Meskipun hanya dibutuhkan satu sperma untuk masuk ke indung telur, namun jumlahnya tetap berpengaruh. Umumnya, air mani mengandung 40-300 juta sperma per mililiter.
Kemampuan pergerakan sperma atau motilitas sangat berpengaruh pada kehamilan.
Jika sperm tidak mampu bergerak atau berenang menuju saluran tuba falopi, kehamilan pun tidak akan terjadi. Ketika kualitas air mani bagus, setidaknya terdapat 40 persen sperma bermotilitas baik.
Bentuk Sperma Abnormal
Sperma memiliki bentuk normal yang berkepala oval dan berekor panjang agar bisa bergerak serta mendorong hingga ke indung telur.
Namun jika bentuknya abnormal, pergerakannya pun tidak akan efektif dan menyebabkan sulit hamil.
Untuk bisa mendapatkan sperma yang sehat dan meningkatkan potensi kehamilan, jagalah berat badan, kelola stres, berolahraga, konsumsi makanan sehat serta suplemen asam D-aspartat.
(Sumber: Sehatq.com)