Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Rio Wibowo/Intagram @riomotret
Dream - Pernikahan menjadi momen tak terlupakan bagi semua orang. Oleh karena itulah banyak calon pengantin melakukan prewedding untuk mengabadikan hari bahagia mereka.
Apalagi, setelah media sosial berkembang pesat. banyak calon suami istri alias pasutri yang berlomba-lomba untuk membuat foto prewedding dan mengunggahnya ke akun media sosial mereka.
Biasanya, calon pasutri memamerkan pernikahan mereka dengan mengunggah foto prewedding di media sosial dengan mencantumkan nama fotografer kondang, makeup artist, desainer pakaian, dan lainnya.
Padahal, semua tak harus menggunakan jasa para profesional yang tentu menelan biaya mahal. Kamu bisa membuat potret yang berkualitas dengan mengikuti beberapa karakteristik foto prewedding pada umumnya.
Berikut karakteristik foto prewedding yang diungkapkan fotografer kondang, Rio Wibowo alias Rio Motret.
Warna foto jadi elemen yang cukup penting untuk foto prewedding. " Kita perlu warna yang tepat untuk menyampaikan mood," ujar Rio di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu kemarin.
Dalam foto prewedding, biasanya Rio membuat warna foto lebih hangat. " Kalau family atau pre wed photo, kan menunjukkan kehangatan, cinta dan romantisme. Biasanya aku pilih warna cokelat atau krem. Kalau ke wedding yang biasa dilihat adalah warna gold, krem atau putih," jelas Rio.
Meski disarankan memakai warna netral, bukan berarti kamu tidak boleh menggunakan warna bold dan cerah. Kalau karaktermu memang bold dan ceria, sebaiknya menggunakan nuansa warna merah, oranye atau biru.
" Kalau orangnya berkarakter berani, aku akan keluarkan warna berani seperti oranye atau merah. Kalau dia lembut, soft, aku akan keluarkan warna kecoklatan," katanya.
Jika sudah menentukan warna dan mengenali karakter, saatnya memilih tema. Kamu bisa membuat fotomu terlihat dramatis, klasik, kasual, ceria atau bahkan street style.
" Untuk tema, aku tetap bermain di klasik dan romantis. Kadang-kadang bermain colorful. Tergantung kepribadian dan konsep foto," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya