Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2021 Shutterstock
Kabar baik datang dari pemerintah yang akhirnya mengizinkan para siswa untuk kembali ke sekolah. Kabar ini tentunya disambut bahagia oleh para siswa yang sudah mulai merindukan masa-masa belajar di sekolah.
Meski begitu, ada beberapa hal yang wajib disiapkan agar si kecil bisa kembali bersekolah dengan aman dan nyaman. Setelah si kecil sudah terbiasa belajar di rumah dalam kurun waktu satu tahun terakhir, ibu perlu menyiapkan 4 hal ini agar sang anak bisa siap kembali ke sekolah dan belajar secara optimal.

Dibukanya sistem pembelajaran tatap muka terbatas bukan berarti protokol kesehatan sudah bisa dilonggarkan. Justru, pandemi yang belum usai membuat si kecil menjadi lebih rentan terpapar virus ketika beraktivitas di luar rumah.
Bekali si kecil dengan lunch box berisi makanan sehat agar dirinya tetap bisa ternutrisi dengan baik. Nggak cukup sampai di situ, masker tetap harus digunakan serta rajin mencuci tangan tiap satu jam sekali menjadi hal yang wajib dilakukan. Ibu juga bisa membekali si kecil dengan cairan pembersih tangan agar tetap higienis meski kontak dengan benda-benda di sekitarnya.

Setelah lebih dari satu tahun di rumah, akan ada kebiasaan baru yang muncul bagi si kecil. Ini melengkapi beberapa kebiasaan sekolah sebelum pandemi yang terkikis setelah pembelajaran daring.
Jika sudah begini, penting bagi ibu untuk mencari tahu apa saja kebutuhan si kecil. Selain beberapa perlengkapan wajib seperti buku dan alat tulis, beberapa hal bisa saja tak disadari si kecil tentang kebutuhannya sendiri. Ibu bisa mengkomunikasikan dengan si kecil sembari memantau kebiasaan yang dilakukannya selama di rumah.

Jika penerapan protokol kesehatan dan peralatan wajib sekolah sudah dipersiapkan secara maksimal, satu hal lagi yang wajib dilakukan adalah mengetahui kondisi mental anak sekaligus memberikannya bimbingan sebelum menempuh pembelajaran tatap muka. Tentunya akan sulit bagi si kecil memulai adaptasi di lingkungan barunya setelah lebih dari satu tahun melakukan segala aktivitas di rumah dari bangun pagi hingga malam hari.
Jika anak memiliki karakter pendiam dan kurang ekspresif dalam mengungkapkan apa yang dirasakannya, berinteraksi secara langsung akan membuar dirinya menjadi lebih terbuka. Sekaligus hal ini bisa menstimulasi komunikasi si kecil.
Ingin mengetahui lebih lengkap mengenai persiapan si kecil dalam menempuh pendidikan serta menjaga harmonisnya rumah tangga selama di rumah aja? Kamu bisa menemukan jawabannya dengan menonton ulang keseruan Webinar Ruang Keluarga persembahan So Klin Antisep yang sudah berlangsung pada 19 Oktober 2021 lalu.
Mengangkat tema Back to School, Are You Ready, Mom? Webinar ini mengupas tuntas persiapan si kecil jelang kembali ke sekolah. Dipandu oleh Lia Admadjaja, webinar seru ini akan dihadiri speaker ahli seperti Prof. DR. dr. Soedjatmiko, SpA (K) MSi (Dokter Spesialis Anak), Irma Gustiana A. (Psikolog), serta Perwakilan Kemendikbudristek yaitu Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Kemendikbudristek yaitu Rika Rismayati.
Sudah nggak sabar ingin menggali ilmu dan info-info menariknya? Yuk tonton ulang Webinar Ruang Keluarga persembahan So Klin Antisep lewat platform Vidio di sini atau bisa juga lewat IG TV dengan klik di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya