5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Jangan Percaya 100 Persen Ketika Mengemudi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Penggunaan Global Positioning System (GPS) kini semakin marak digunakan kendaraan bermotor. Dengan sistem navigasi berbasis satelit, pengendara kendaraan bermotor tak perlu repot-report bertanya kepada warga sekitar.
Aplikasi GPS pun makin marak digunakan, seperti Google Map dan Waze. Tapi, lebih baik kamu tidak percaya 100 persen kepada GPS.
Teknologi ini tak jarang memberikan jalan yang salah. Alih-alih mencari jalan pintas, yang ada kamu malah kena apes.
Jangan sampai kamu kena apes gara-gara terlalu percaya kepada teknologi seperti ini. Berikut ini adalah empat kejadian apes yang dialami pengemudi karena terlalu percaya GPS.
Sebuah mobil Toyota Alphard nyasar ke jalan sempit. Parahnya lagi, jalan itu adalah jembatan kecil untuk melintasi sungai. Yang terlihat hanyalah air dan tumbuhan liar.

Dilihat dari pelat mobil, bisa ditebak kejadian ini tak berlangsung di Indonesia, tetapi di Malaysia. Perisitwa ini sudah terjadi beberapa waktu yang lalu. Mobil ini terpaksa diangkat dengan alat berat.
Nasib sial berikutny adalah pengemudi dan penumpang Jeep Compass di Burlington, Vermont, Amerika Serikat. Pengemudi dan teman-temannya kecebur di danau karena terlalu yakin dengan GPS.

Kepala Kepolisian Burlington, Brandon del Pozo, mengatakan pengemudi Jeep Compass tidak mabuk. Mereka malah punya ketenangan ketika insiden terjadi.
Seorang pengemudi mobil hatchback di Anhui, Tiongkok, sangat percaya dengan GPS. Namun, pengemudi ini tersasar dan berada di tengah-tengah sungai.

Peristiwa yang terjadi awal April 2017 itu membuat kepolisian Anhui bergegas melakukan evakuasi. Sopir mengaku tak tahu kondisi jalan yang dilalui. Dia dibutakan oleh sistem navigasi pada mobil, hingga akhirnya berada di tengah sungai.
Kali ini, seorang perempuan berusia 23 tahun nyebur ke danau bersama Toyota Yaris. Dia mengatakan kondisi jalan buruk ketika dia melintas. Jarak pandangnya juga terbatas.
“ Dia telah mengemudi di jalanan, lalu terjatuh dan masuk ke dalam air begitu saja,” kata polisi.

Beruntung Toyota Yaris tidak langsung tenggelam. Pengemudi sempat membuka jendela, mengambil tas, lalu berenang ke pinggir teluk selama kurang lebih 30 menit. Sesampainya di darat, pengemudi berjalan ke hotel terdekat, lalu memanggil polisi.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?