Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada Komponen Motor Yang Tak Boleh Kamu Sepelekan, Lho. (Foto: Shutterstock)
Dream – Banyak warga perkotaan yang lebih memilih menggunakan sepeda motor daripada mobil. Kendaraan roda dua ini lebih lincah untuk membelah kemacetan jalanan.
Motor memang lebih ringkas. Selain itu sistem kerja mesinnya pun lebih sederhana, sehingga perawatannya tidak terlalu rumit.
Meski demikian, ada beberapa bagian motor yang tak boleh dipandang sebelah mata. Meskipun bentuknya kecil, kalau diremehkan, bisa bahaya.
Dikutip dari Wahana Honda, Rabu 10 April 2019, ada empat komponen yang tak boleh disepelekan.
Pertama adalah jalu setang. Komponen ini berada di ujung kiri dan kanan setang motor. Bentuknya memang kecil, tapi tanpa komponen ini, kendali motormu bisa tidak seimbang. Ya, fungsi jalu setang adalah penyeimbang di tuas kemudi motor.
Jalu setang juga berfungsi sebagai peredam getaran di kemudi motor. Kalau dilepas, kamu bisa merasakan getaran yang lebih jelas. Dengan adanya jalu setang, risiko kecelakaan dipastikan akan berkurang.
Ke dua, seal shockbreaker. Komponen yang satu ini pasti jarang diperhatikan. Seal ini biasanya baru diperhatikan kalau olinya sudah merembes ke mana-mana.
Ketika cuaca sudah sering hujan, kamu harus rajin-rajin membersihkan bagian shockbreaker dari sisa pasir yang menempel. Kalau tidak dibersihkan, yang ada seal shockbreaker bisa bocor dan minta diganti.
Seal yang sudah bocor harus segera diganti. Kalau terlalu lama, nanti olinya keburu habis. Jangan sampai telat, apalagi kalau shock depanmu sudah mengeluarkan bunyi yang mencurigakan.
Ke tiga, minyak rem. Komponen ini jarang diperhatikan oleh pemotor. Padahal, fungsinya tak kalah vital. Minyak rem melumasi logam ketika bergesekan. Benda ini juga berfungsi menyalurkan tenaga hidrolik pada sebuah sistem pengereman.
Kondisi minyak rem ini wajib banget untuk dicek rutin. Jangan sampai kondisi minyak rem yang tak layak membuat laju kendaraanmu tidak berhenti alias rem blong.
Ke empat, behel atau planger motor. Behel motor biasanya dicopot dengan alasan orang yang dibonceng tidak nyaman.
Fungsi behel motor ini untuk menyeimbangkan orang yang dibonceng. Dengan adanya behel, yang dibonceng bisa berpegangan. Nah, driver bisa dengan nyaman bermanuver.
Tak hanya itu, behel motor juga melindungi stop lamp belakang dari benturan barang. Misalnya, kamu membawa barang dan mengikatnya dengan tali belakang. Nah, behel ini memastikan stop lamp tetap aman.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya