4 Komponen Kecil Sepeda Motor yang Enggak Boleh Disepelekan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 10 April 2019 08:16
4 Komponen Kecil Sepeda Motor yang Enggak Boleh Disepelekan
Meskipun bentuknya kecil, kalau diremehkan, bisa bahaya.

Dream – Banyak warga perkotaan yang lebih memilih menggunakan sepeda motor daripada mobil. Kendaraan roda dua ini lebih lincah untuk membelah kemacetan jalanan.

Motor memang lebih ringkas. Selain itu sistem kerja mesinnya pun lebih sederhana, sehingga perawatannya tidak terlalu rumit.

Meski demikian, ada beberapa bagian motor yang tak boleh dipandang sebelah mata. Meskipun bentuknya kecil, kalau diremehkan, bisa bahaya.

Dikutip dari Wahana Honda, Rabu 10 April 2019, ada empat komponen yang tak boleh disepelekan.

Pertama adalah jalu setang. Komponen ini berada di ujung kiri dan kanan setang motor. Bentuknya memang kecil, tapi tanpa komponen ini, kendali motormu bisa tidak seimbang. Ya, fungsi jalu setang adalah penyeimbang di tuas kemudi motor.

Jalu setang juga berfungsi sebagai peredam getaran di kemudi motor. Kalau dilepas, kamu bisa merasakan getaran yang lebih jelas. Dengan adanya jalu setang, risiko kecelakaan dipastikan akan berkurang.

Ke dua, seal shockbreaker. Komponen yang satu ini pasti jarang diperhatikan. Seal ini biasanya baru diperhatikan kalau olinya sudah merembes ke mana-mana.

Ketika cuaca sudah sering hujan, kamu harus rajin-rajin membersihkan bagian shockbreaker dari sisa pasir yang menempel. Kalau tidak dibersihkan, yang ada seal shockbreaker bisa bocor dan minta diganti.

Seal yang sudah bocor harus segera diganti. Kalau terlalu lama, nanti olinya keburu habis. Jangan sampai telat, apalagi kalau shock depanmu sudah mengeluarkan bunyi yang mencurigakan.

1 dari 1 halaman

Minyak Rem dan Behel Motor

Ke tiga, minyak rem. Komponen ini jarang diperhatikan oleh pemotor. Padahal, fungsinya tak kalah vital. Minyak rem melumasi logam ketika bergesekan. Benda ini juga berfungsi menyalurkan tenaga hidrolik pada sebuah sistem pengereman.

Kondisi minyak rem ini wajib banget untuk dicek rutin. Jangan sampai kondisi minyak rem yang tak layak membuat laju kendaraanmu tidak berhenti alias rem blong.

Ke empat, behel atau planger motor. Behel motor biasanya dicopot dengan alasan orang yang dibonceng tidak nyaman.

Fungsi behel motor ini untuk menyeimbangkan orang yang dibonceng. Dengan adanya behel, yang dibonceng bisa berpegangan. Nah, driver bisa dengan nyaman bermanuver.

Tak hanya itu, behel motor juga melindungi stop lamp belakang dari benturan barang. Misalnya, kamu membawa barang dan mengikatnya dengan tali belakang. Nah, behel ini memastikan stop lamp tetap aman. 

Beri Komentar