Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Permainan Anak
Dream - Tugas utama anak-anak adalah bermain. Dengan bermain mereka bisa belajar banyak hal. Mulai dari hal kognitif, psikologis, hingga merangsang kemampuan fisik dan motoriknya.
Bermain merupakan bagian penting dari tumbuh kembang anak, karena membantu mereka belajar dan memahami lingkungan di sekitarnya.
Ada permainan yang mungkin biasa dilakukan anak di rumah atau malah mereka belum melakukannya. Permainan-permainan ini bagi orang dewasa mungkin tak begitu seru. Tapi bagi anak-anak permainan ini berdampak sangat positif bagi pertumbuhannya. Apa saja permainan tersebut?
Permainan meniru
Alangkah lucunya setiap kali melihat anak mulai meniru apa yang dilakukan pengasuh atau orang tuanya. Hal tersebut membuatnya belajar perbedaan peran dalam hidup. Anak akan mengikuti kemanapun Anda pergi dan melakukan apa pun yang Anda lakukan. Sebaiknya siapkan beberapa botol atau mangkuk dalam laci khusus hingga ia bisa bergabung dengan Anda untuk memasak dan mencuci piring.
Permainan pura-pura
Ketika imajinasi anak berkembang dan mampu membedakan mana dunia nyata, dan mana dunia fantasi, maka permainan ini pun muncul. Kursi bisa saja jadi mobil, kursi yang disusun berurut bisa jadi kereta. Pada permainan pura-pura, anak belajar mengenai perbedaan peran dan bagaimana merasakan tentang segala hal yang terjadi.
Permainan sosial
Saat anak masuk sekolah dasar (SD), teman-teman menjadi lebih penting dalam interaksi sehari-hari. Penting untuk anak berada dalam sebuah kelompok sosial sesuai usia dan mempunyai sebuah peran di dalamnya. Untuk belajar mengenali lingkungannya memang dibutuhkan trial dan error.
Menghadiri klub khusus anak atau kelompok aktivitas lain akan membantunya mengembangkan keahlian serta meningkatkan interaksinya dengan kelompok sosial lain dalam berbagai konteks. Anak pun dapat belajar mengenai keunikan orang lain dan penerimaan sosial.
Ingin tahu lebih banyak sederet manfaat positif bermain bagi anak? Lihat saja di sini
Sumber: Huggies
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya