Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Prabowo Ramai-Ramai Dicalonkan Lagi
Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan
Ingin Memperlambat Penuaan? Studi Ungkap Hal yang Mungkin Membantu dan yang Ternyata Tak Banyak Berpengaruh
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’
Ilustrasi/ Foto: Shutterstock
DREAM.CO.ID – Menghadapi anak yang sedang marah, menangis, atau tantrum bisa menjadi tantangan besar bagi banyak orang tua. Para ahli perkembangan anak mengungkapkan bahwa pilihan kata yang tepat dari orang tua dapat membantu meredakan emosi anak secara efektif.

Cara orang tua berkomunikasi saat anak sedang emosi sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak. Berikut beberapa kalimat yang bisa diterapkan oleh orangtua untuk meredakan emosi anak.
1. 'Kamu lagi marah, ya? Gak apa-apa kok merasa marah'.
Kalimat ini membantu anak mengenali dan menerima emosinya, tanpa merasa dihakimi.
2. 'Mama/Papa di sini kalau kamu butuh pelukan atau mau cerita'.
Memberi rasa aman dan dukungan emosional yang membuat anak tahu bahwa mereka tidak sendirian.
3. 'Boleh ambil napas dulu bareng-bareng yuk'.
Mengajak anak bernapas dalam dapat membantu menurunkan ketegangan secara fisik dan mental.
4. 'Kamu ingin sesuatu terjadi dengan cara berbeda, ya?'.
Membantu anak memahami sumber frustrasinya dan merasa dimengerti.
5. 'Kita cari solusi bareng, yuk'.
Mengajak anak berpikir tentang penyelesaian masalah bisa menjadi pelajaran penting untuk regulasi emosi.
Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), komunikasi positif dalam keluarga merupakan salah satu fondasi penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat secara emosional bagi anak.
Orang tua juga diimbau untuk menghindari kalimat-kalimat yang meremehkan emosi anak, seperti 'Ah, gitu aja nangis', 'Udah, diam!', 'Kamu ini lebay banget sih!'.
Kalimat seperti itu justru bisa membuat anak merasa tidak dimengerti, bahkan memendam emosinya yang berisiko muncul dalam bentuk lain di kemudian hari.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya

Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?


Ini Satu Hal Sederhana yang Ternyata Bisa Membantu Perawatan Ibu Setelah Melahirkan