Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Rem Motor Kadang Mengeluarkan Suara Berdecit. (Foto: Shutterstock)
Dream – Tak jarang ditemui rem motor berdecit dengan suara yang membuat telinga sakit.
Apalagi ketika musim hujan datang, rem motor paling rentan dengan suara berdecit yang bisa mengganggu pengendaranya.
Dikutip dari Federal Oil, Minggu 17 Februari 2019, rem sepeda motor ini merupakan perangkat yang penting dan memiliki peran vital untuk menjaga keselamatan dan keamanan selama berkendara.
Banyak pemilik motor tak tahu penyebab timbulnya decitan pada rem. Mereka lebih memilih untuk membiarkannya.
Padahal, hal tersebut cukup membahayakan pengendara. Rem motor juga harus segera diperbaiki. Berikut ini adalah faktor penyebab kampas rem berbunyi dan cara mengatasinya:
1. Kampas Rem Kotor
Debu dan kotoran dapat masuk kedalam kampas rem. Pada saat melintasi jalan berdebu dan berpasir itulah, perlahan-lahan kotoran menempel pada bagian kampas rem.
Apabila ingin dilakukan pengerjaan sendiri, bukalah bagian kampas rem yang berbunyi tersebut dan bersihkan dengan amplas.
Gosoklah hanya dengan perlahan saja dan jangan gosok terlalu lama karena akan membuat kampas semakin tipis. Bawalah bengkel terdekat jika pengerjaan sendiri dirasa sulit.

2. Kampas Rem Tipis
Gesekan logam kampas rem dengan disc brake atau piringannya menimbulkan suara decitan. Hal itu diakibatkan sering menunda mengganti kampas rem yang sudah tipis oleh pengendara.
Membeli kampas rem baru karena kampas rem yang sudah tipis tidak dapat bertahan lama. Semakin lama tidak diganti semakin besar peluang terjadinya kecelakaan.
3. Kampas Rem Terkontaminasi
Ada beberapa segelintir pengendara yang meyakini bahwa dengan memakai oli dan minyak atau sejenisnya akan membuat remnya pakem.
Cara ini sbebenarnya mengakibatkan kampas rem gosong dan semakin berbahaya bagi pengendaranya.
Sebaiknya ganti kampas dengan yang baru. Selain menghilangkan suara decitan, penggantian kampas dapat juga menghilangkan kesan jelek karena kampas rem terlihat gosong.
4. Kampas Rem Selip
Untuk penyebab ini diakibatkan pengendaranya yang selalu menekan tuas rem secara terus menerus. material kampas kopling menjadi keras sehingga rem kurang pakem dan berbunyi.
Gantilah kampas dengan yang baru dan perlu diketahui untuk pengendara beri jarak bebas pada tuas rem dengan standar 10-20 ml.
5. Piringan/Disc Brake Sudah Tipis dan Tidak Rata
Piringan tidak rata diakibatkan pernah kehabisan kampas rem atau pemakaian dalam rentan waktu yang cukup lama. Kamu bisa menggantinya dengan piringan yang baru.
(ism)
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele