Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Memerhatikan kesehatan kulit merupakan hal yang harus dilakukan jelang hari pernikahan. Apalagi, makeup bisa membuat kulitmu kering.

Dilansir dari Femina.in, berikut 5 produk skincare yang perlu digunakan untuk menjaga kulit agar terlihat sempurna di hari pernikahan.
Produk ini merupakan hal wajib dalam merawat kulit. Tapi, kamu perlu memilih pelembap yang benar-benar cocok dengan kulitmu agar bisa melembapkan tanpa menimbulkan masalah lainnya.

2. Pembersih Wajah
Sama pentingnya dengan pelembap, pembersih wajah juga harus menjadi produk yang digunakan setiap pagi dan malam.
Pilih pembersih wajah yang ringan dan cocok untuk wajahmu. Setelah membersihkan wajah, gunakan toner untuk mengecilkan pori-pori.
Kamu bisa menggunakan es batu atau air mawar sebagai toner. Pastikan untuk membalut es batu dengan handuk.
Masker wajah akan membuat wajahmu lebih glowing. Gunakan masker wajah sebelum tidur agar kulitmu lebih segar dan kenyal di pagi hari.

4. Sabun Mandi
Kamu membutuhkan sabun mandi yang dapat melembapkan dan membuat tubuhmu wangi sepanjang hari. Temukan aroma yang cocok dengan bau badanmu agar lebih tahan lama.
Stres dapat membuat kulitmu tampak lebih kusam dan tua. Sebaiknya, temukan cara untuk mengatasi stres.
Kamu bisa menggunakan lavender oil untuk disemprotkan ke bantal di malam hari atau merendam kaki untuk meredakan rasa lelah.

Dream - Remaja putri mengalami banyak perubahan di usia pubertas. Perubahan ini tak hanya menyebabkan perubahan bentuk tubuh, melainkan juga kondisi kulit wajah yang rentan terkena jerawat.
Jerawat dipicu oleh bakteri P. acnes yang tumbuh di dalam folikel dan kelenjar keringat. Pada generasi Z yang sebagian besar berada di usia pubertas, aktifnya hormon estrogen semakin memicu faktor jerawat hormonal.
" Di usia 13 tahun, pembentukan hormonnya sedang tidak stabil yang mengakibatkan ketidakstabilan proses produksi minyak. Itu yang mengakibatkan bakteri P. acnes penyebab jerawat mudah tumbuh," tutur dr. Dara Ayuningtyas, Head Medical & Training di acara ZAP Beauty Index, Jakarta, Selasa 21 Januari 2020.

Berdasarkan riset ZAP Beauty Index 2020, sebanyak 67,8 persen perempuan generasi Z mengalami body shaming dengan pemicu masalah kulit berjerawat. Berbeda dengan generasi X dan Y yang cenderung memiliki masalah tubuh berisi.
Hal tersebut menyebabkan sejumlah produk kecantikan dengan formula anti acne laku keras di kalangan generasi Z yang mencakup usia 13-22 tahun.
Salah satu produk kosmetik yang paling diminati generasi Z adalah concealer. Jika generasi X dan Y lebih banyak memakainya untuk menutupi kantung mata, generasi z menggunakan concealer untuk menyamarkan bekas jerawat.
Tak hanya kosmetik, rangkaian skincare anti acne juga semakin diminati generasi Z. Produk tersebut diantaranya facial wash, moisturizer, toner, serum, essence dan eye cream.
" Tahapan skincare tersebut sangat penting dan mendasar untuk dilakukan sejak usia 13 tahun supaya kulitnya terjaga kebersihannya sampai nanti dewasa," ujar dr. Dara.

Selain itu, ada juga sheet mask untuk merelaksasi kulit berjerawat agar lebih glowing. Sebanyak 20,2 persen generasi Z rutin memakainya setiap hari dibandingkan generasi X dan Y.
Jika perawatan sederhana tak kunjung berhasil, perempuan generasi Z juga tak segan pergi ke klinik kecantikan untuk melakukan treatment khusus.

Survei ZAP Beauty Index 2020 juga mengungkap fakta, generasi Z rela menggunakan hampir seluruh pendapatan mereka untuk perawatan kecantikan.
" Kalau dulu kan trennya masih disuntik, itu perih dan panas tapi sekarang sudah ada laser. Hanya ditembakkan beberapa kali ke kulit wajah. Namanya Photo Facial Acne," jelasnya.
Photo Facial Acne dapat dilakukan saat sedang memiliki jerawat aktif dan berfungsi mematikan bakteri P. acnes dan mengurangi produksi minyak berlebih.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya