Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berpuasa tidak hanya terjadi pada makanan, tapi juga kulit. Istilah skin fasting telah beredar sejak 2019.
Skin Fasting dilakukan untuk detoksifikasi kulit dari produk tertentu, selama beberapa lama. Tapi, beberapa pakar mungkin memiliki pendapat yang berbeda.
Dermatologis, Shefali Trasi Nerurkar menyarankan untuk menghindari pelembap, pembersih wajah, toner, krim malam dan makeup selama sehari.
Pakar kecantikan, Pallavi Sule menyarankan untuk menghindari satu jenis produk seperti krim malam selama satu atau dua malam.
Dermatologis lainnya, Soma Sarkar tidak melakukan detoks sepenuhnya seperti yang disarankan sebelumnya.
" Kulit membutuhkan detoksifikasi jika produk yang digunakan tidak cocok atau menyebabkan iritasi," katanya.
Beberapa pakar melihat manfaat ketika membiarkan kulit bernafas dari produk tertentu.
" Banyak orang yang berlebihan dalam melakukan perawatan kulit. Sesekali, kulit butuh istirahat dan tidak memakai krim, pembersih atau toner agar kualitas kulit meningkat."

Ia juga mengungkapkan bagaimana menghindari produk kecantikan selama satu atau dua hari bisa membantu pemulihan kondisi kulit.
" Ini bisa bermanfaat seperti detoksifikasi pada umumnya. Tapi, kulitmu tidak perlu menghindari semua produk. Setiap kulit memiliki perawatan yang berbeda. Perawatannya pun berganti setiap musim," tuturnya.
Kamu bisa mulai skin fasting dengan menghindari produk yang kurang cocok untuk kulitmu pada musim tertentu.
Konsep ini dimulai dari Koko Hayashi, Founder merek kecantikan US, Mirai Clinical.
Ia memaparkan, penelitian di Jepang telah mengungkapkan regenerasi kulit setiap bulan. Hasilnya, skin fasting dapat meningkatkan kondisi kulit serta mendetoksifikasi kekurangannya.

Meski tidak terbukti secara sains, tapi beberapa orang meyakini hal itu. Sule menyarankan untuk berkonsultasi pada dermatologis sebelum melakukannya.
" Jika seseorang tidak menjalani rutinitas perawatan kulit yang baik dan memakai produk secara berlebihan, segera hindari produknya, bukan menghentikan perawatannya," imbuhnya.
Sarkar menyarankan untuk menghindari rutinitas pemakaian makeup, bukan skincare.
" Yang harus dilakukan adalah tidak berlebihan memakai skincare. Cukup lakukan secara sederhana dan signifikan."

Teknik baru dimana seseorang menghindari pemakaian skincare seperti lotion, toner dan serum.
Kulit memproduksi minyak alami yang disebut sebum untuk mengatasi kurangnya kelembapan dan produk itu menghalangi kerja kelenjar sebum. Teknik ini dapat membuat kulitmu bernafas.

Bagaimana Cara Melakukannya?
Berhenti menggunakan produk untuk beberapa lama. Ketika kulit sudah normal, perlahan gunakan produknya kembali.
Ini akan memperkuat kulit dan membantu meningkatkan daya tahannya.

Apa yang Harus Diperhatikan?
Jika memiliki kondisi kulit tertentu atau memakai produk di bawah pengawasan dokter, konsultasi pada dermatologis terlebih dulu. Kamu akan mengalami kondisi kulit berminyak atau kering pada awalnya.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya