Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jumlah kasus pasien positif Covid-19 di Indonesia terus meroket. Hingga hari Selasa, 24 Maret 2020, sudah 55 orang meninggal dunia. Tim medis sangat kewalahan dengan membludaknya pasien.
Untuk menekan angka penularan, penting untuk melakukan social distancing. Tetap di rumah dan tak perlu keluar jika tak mendesak.
Bagaimana kalau merasa terinfeksi Covid-19? Penting untuk mengetahui tanda umum atau gejala yang kerap dialami pasien Covid-19. Berikut tanda-tandanya.
Demam tinggi seperti flu
Mengalami demam tinggi seperti flu bisa jadi seseorang terinfeksi virus corona di tengah keadaan wabah seperti ini.
Meski demam menjadi banyak tanda banyak penyakit, demam saat wabah seperti ini harus diwaspadai.
Suhu normal manusia 36,1 hingga 37,2 derajat celcius. Di atas suhu ini orang tersebut bisa dikatakan terserang demam.

Virus corona merupakan virus yang menyerang sistem pernapasan. Salah satunya ialah ditandai dengan batuk parah. Gejalanya seperti terinfeksi virus pneumonia. Di mana paru-paru terinfeksi bakteri, jamur atau virus.

Bila sistem pernapasan yang diserang, orang yang terinfeksi besar kemungkinan akan mengalami sesak napas. Hal ini merupakan lanjutan dari batuk parah yang dialami. Infeksi tersebut menyebabkan seseorang mengalami sesak napas pendek hingga kesulitan bernapas jika sudah sampai parah.

Mengalami pilek dan sakit kepala merupakan salah satu tanda terinfeksi virus corona. Hal ini menjadi kondisi umum yang dialami.
Selain itu, cairan lendir dari flu dapat bersiko membuat orang lain tertular. Sakit kepala yang dirasakan akan bersamaan dengan suhu tubuh yang tinggi karena demam.
Sampai saat ini pemerintah masih menerapkan social distancing dan mengimbau masyarakat untuk berada di rumah. Tidak keluar rumah bila tidak dalam keadaan darurat.
Hal ini berkaitan dengan wilayah-wilayah yang saat ini sudah cukup banyak kasus pasien positif virus corona. Salah satunya ialah Depok, Jawa Barat.
Termasuk riwayat perjalanan ke daerah yang terjangkit, bisa saja membuat orang tersebut terinfeksi namun belum merasakan gejalanya.
Padahal orang tersebut sudah terinfeksi karena masa inkubasi 14 hari. Bisa juga kontak langsung dengan pasien yang diketahui positif Covid-19.
Penyebaran virus corona sangatlah cepat. Berbeda dengan flu yang sama-sama dan menginfeksi orang lain namun lebih lambat.
Apabila memiliki tanda-tanda gejala penyakit seperti yang di atas atau pernah memiliki riwayat perjalanan di daerah terjangkit, segera lakukan langkah pencegahan.
Hal ini bisa dilakukan dengan menghubungi layanan pesan singkat COVID19.GO.ID (+62 811 3339 9000). Selain itu pemerintah juga mengimbau untuk segera menghubungi call center 119 atau call center rumah sakit rujukan terdekat.
Saat menghubungi layanan tersebut, jangan lupa sertakan usia dan jenis kelamin. Lalu sampaikan gejala yang dirasakan serta riwayat perjalanan dalam dua pekan terakhir.
Tetap tenang dan tunggu arahan dari rumah sakit. Selain selalu jaga kebersihan, rajin cuci tangan serta gunakan masker saat berada di tempat umum.
Laporan Muhammad Fahrur Safi'i/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya