Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Merawat Motor Matik Keyless
Dream - Sepeda motor matik kini sudah semakin canggih untuk mendukung kepraktisan berkendara. Salah satu fitur yang sudah banyak disematkan adalah Smart Key System (SKS).
Fitur ini banyak digemari masyarakat Indonesia, khususnya generasi milenial, karena sistem kunci tanpa anak kunci (Keyless) ini merupakan fitur premium yang mempermudah pengendara dalam menyalakan sepeda motor.
Smart Key System (SKS) memiliki 2 (dua) fungsi utama, sebagai Answer Back System untuk mempermudah pengendara dalam mencari posisi motor di parkiran dalam radius 20 meter.
Selain itu, memiliki Immobilizer untuk meningkatkan keamanan sepeda motor saat diparkiran, karena motor hanya bisa menyala jika ada remote dalam radius 80 cm.
Lalu muncul pertanyaan apakah mudah dalam hal perawatan? Nah, Yamaha memberikan beberapa tips perawatan yang tepat untuk Smart Key System (SKS) pada sepeda motor matik:

Pertama
Hindari menekan knob secara paksa jika smart key tidak di dekat motor. Pastikan mengoperasikan knob sebagai pengganti kunci kontak dengan normal mencegah kerusakan mekanis pada knob. Selain itu, mengingat motor hanya bisa menyala jika ada remote, maka pastikan remote selalu berada di dekat motor saat menekan knob.
Kedua
Pastikan remote tidak terjatuh dan selalu dalam kondisi kering. Remote sebagai pemberi sinyal, meskipun sudah dilengkapi seal anti air, pastikan remote selalu kering dari air sebelum dinyalakan untuk mencegah kerusakan akibat hubungan arus pendek.
Ketiga
Hindari Radiasi Elektromagnet. Hindari kebiasaan meletakkan SKS di sekitar benda dengan radiasi elektromagnet yang tinggi, seperti handphone, televisi, pemancar signal, dan sejenisnya. Hal ini berpotensi mengganggu sinyal pada remote SKS.
Keeempat
Selalu pastikan telah menekan tombol off pada remote setelah mematikan sepeda motor. Jika remote tidak dalam kondisi off atau masih menyala setelah motor mati, sinyal dari remote akan terus memancar sehingga menguras baterai remote.
Kelima
Selalu cek baterai remote. Jika radius remote dengan sepeda motor terlalu pendek saat digunakan maka disarankan untuk segera mengganti baterai pada remote.
Keenam
Pastikan selalu mengingat atau menyimpan nomor pin smart key. Hal ini mempermudah konsumen untuk menginformasikan kepada dealer jika terjadi kehilangan kunci.
Ketujuh
Hindari menyimpan remot di bagasi motor atau rak pada motor. Hal ini agar tidak tidak tertinggal ataupun hilang. Jika kehilangan kunci, konsumen harus mengganti smart unit, SGCU, dan remote control.
Terakhir
Selalu cek kebersihan socket dan jalur kabel pada smart unit sebagai penerima sinyal untuk menghindari terjadinya korsleting.
Perawatan sepeda motor matik dengan fitur Smart Key System (SKS) cukup mudah, karena dimulai dari kedisiplinan pengendara sendiri.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?