Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Pertimbangan untuk menggunakan masker selalu menjadi suatu hal yang penting. Termasuk ketika seseorang sedang berhubungan intim. Memakai masker ketika berhubungan intim akan melindungi seseorang dari penularan Covid-19.
Meski sedikit terdengar aneh, namun saran itu dikeluarkan oleh seorang dokter ternama di Kanada, Theresa Tam. Dokter Tam juga termsauk salah satu kepala petugas medis Kanada.
Dokter Tam menyarankan masyarakat di belahan bumi manapun untuk tetap memakai masker ketika melakukan hubungan intim. Dia juga menyarankan supaya pasangan tidak berciuman ketika melakukan hubungan intim.
Meskipun aktivitas seksual berisiko rendah terhadap penularan Covid-19, namun tetap saja pencegahan lebih baik daripada pengobatan.
“ Selama pandemi Covid-19 aktivitas seksual memang berisiko rendah terhadap penularan,” kata dokter Tam seperti dikutip dari World of Buzz yang mengutip dari Reuters.

Dia menambahkan aktivitas seksual dengan pasangan baru bisa meningkatkan risiko tertular virus, terutama apabila mereka melakukan kontak dekat seperti berciuman.
“ Seperti aktivitas lainnya selama Covid-19 yang melibatkan kontak fisik, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko terinfeksi dan penyebaran virus corona,” katanya.
Dokter Tam menyarankan kepada masyarakat untuk menghindari kontak dekat melalui ciuman, menghindari kontak dekat wajah melalui tatap muka, selalu memakai masker yang menutupi mulut dan hidung.
Selain itu, ia juga menyarankan untuk melihat gejala Covid-19 pada diri sendiri sekaligus pasangan sebelum melakukan hubungan intim.

Ahli medis dari Kanada itu selalu mengatakan kesehatan seksual adalah bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan. Maka dari itu lebih baik melakukan tindakan pencegahan dari penularan virus yang mematikan ini.
“ Setiap orang mungkin bisa menemukan cara masing-masing untuk menikmati keintiman fisik sambil tetap menjaga protokol kesehatan selama menghadapi Covid-19,” jelasnya.
Tentu hal ini bukan pertama kalinya saran medis mengatakan efektivitas penggunaan masker untuk cegah Covid-19 saat melakukan aktivitas seksual.
Beberapa waktu yang lalu, penelitian dari Harvard University menyebutkan setiap pasangan harus memakai masker saat berhubungan intim untuk menghindari penularan Covid-19.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya