Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Ibu Hamil/ Foto: Shutterstock
Dream - Retinol merupakan formula yang selalu dicari saat memilih skincarea. Zat aktif yang merupakan turunan vitamin A ini, memang memiliki sifat anti-aging, bisa mengatasi jerawat, serta menghambat munculkan kerutan.
Tak heran kalau banyak perempuan selalu menyertakan produk yang menganduk retinol dan skincare rutin hariannya. Manfaatnya untuk kecantikan dan kesehatan kulit memang cukup banyak, tapi bagi perempuan yang sedang hamil bisa berbahaya.
Dikutip dari KlikDokter.com, penggunaan retinol untuk ibu hamil ternyata tidak dianjurkan. Ada beberapa risiko yang bisa membahayakan janin dalam kandungan jika saat hamil ibu menggunakan retinol secara rutin, yaitu:
- Berpotensi menimbulkan gangguan saraf pada ibu maupun janin, terutama bila retinol yang digunakan adalah retinol oral (diminum)
- Salah satu kondisi yang dapat terjadi pada janin adalah fetal retinoid syndrome, yaitu bayi mengalami cacat bawaan yang diakibatkan konsumsi retinoid selama kehamilan.
Hal ini juga berlaku untuk retinol yang berbentuk krim, toner dan lainnya. Penggunaannya selama hamil sebaiknya dihindari. Sebab, kandungan aktif retinoid tetap dapat masuk ke peredaran darah melalui kulit.

Biasanya retinol ini tertulis dalam produk dengan Retin-A, Asam retinoat, Retinoid, Tazarotene. Jadi, cobalah lebih selektif untuk memilih produk skincarea selama hamil. Jika memang ragu, konsultasikan dengan dokter.
Penjelasan selengkapnya baca di sini.
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah