8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap anak terlahir dengan kepribadian yang unik. Sebagai orangtua, kita 'bertugas' untuk mengasuh dan mengajarkannya hal-hal baik sesuai dengan kepribadiannya tersebut.
Tentunya demi menyiapkan anak-anak jadi orang yang mampu beradaptasi dengan situasi apapun. Salah satu kepribadian anak yang sering tak disadari orangtua adalah tipe introvert.
Anak-anak ini seringkali dianggap pemalu dan selalu kaku, sehingga kadang orangtua justru 'menyelamatkan' dengan membiarkannya.
Mengasuh anak introvert boleh dibilang lebih menantang dibandingkan anak yang ekstrovert. Faktanya di dunia, orang ekstrovert lebih banyak daripada orang introvert, hampir tiga
banding satu.
Kepribadian introvert sendiri bisa digambarkan seseorang yang cenderung memproses sesuatu secara internal dan berpikir dahulu sebelum bicara.
Orang introvert lebih sering menggunakan lobus frontalis, yaitu bagian otak yang bertugas merencanakan, memikirkan penyelesaian masalah, serta mengingat.
Apa saja tanda-tanda jika buah hati kesayang merupakan tipe orang yang introvert?
- Menghindari kontak mata dengan orang baru
Anak cenderung menghindari kontak mata saat berinteraksi dengan orang lain, dan bukan keluarga dekat. Terutama jika orang tersebut baru dikenalnya. Bahkan mungkin mereka akan menolak bertemu sama sekali.
Hindari melabeli anak dengan 'jago kandang' atau 'pemalu'. Sebisa mungkin jika ingin membawanya ke keramaian, cari yang ia sukai. Misalnya taman bermain, membawa mainan dan ceritakan sebelumnya kalau ia akan ke tempat ramai.
- Sering mengamuk setelah bertemu banyak orang
Saat bertemu keluarga besar, acara anak-anak atau keramaian lain, mungkin si kecil tak masalah. Tapi setelahnya sesampai di rumah, anak jadi sangat rewel. Ini juga pertanda kalau ia sebenarnya tipe anak yang introvert. Keramaian membuatnya 'lelah' secara psikologis.
- Lebih suka bermain sendiri
Sangat suka bermain sendiri juga jadi pertanda anak introvert. Biasanya ia akan berimajinasi menjadi dua sosok yang berbeda. Saat bermain bersama anak lain, si kecil jadi cenderung lebih diam dan mengalah. Tapi saat diam ia sebenarnya mengamati teman-temannya dengan seksama.
Sumber: PopSugar
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian