Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
(Foto: Batik Betawi Elemwe/ Ratih Wulan)
Dream - Perjuangan Lily Mariasari W mengangkat Batik Betawi ke dunia mulai menunjukkan hasil. Kini, Batik Betawi kerap mejeng di sejumlah fashion show berkelas dunia.
Melalui label Elemwe, Lily mulai memperkenalkan Batik Betawi sejak akhir 2015. Dia pun berkreasi lewat ide kreatifnya mengusung keragaman Ibukota Jakarta lewat motif flora, budaya.
Hal itu menjadi daya tarik tersendiri dari setiap karya Lily. Alhasil, sejumlah desain fashion karya Lili begitu diminati komunitas Muslim di Amerika dan Eropa.
Lily pun diundang untuk menampilkan koleksinya di International Fashion and Art 2017 di New York, Amerika Serikat. Dalam helatan ini, Lili mengandalkan 10 artikel yang menggambarkan keberagaman budaya Betawi.
Semua koleksinya tersaji dalam motif bunga teleng, bunga tapak dara, kembang goyang, kerak telor, ondel-ondel hingga lanskap Jakarta seperti Monas, Pintu Air Pasar Baru, hingga Jembatan Kota Intan.

" Batik dianggap cukup menarik, etnik. Dalam events ini yang ikut tidak hanya dari Indonesia ada dari Jepang, Afrika, Turki dan beberapa dari Eropa seperti Belanda," ungkap Lily di Butik Elemwe di Rawamangun, Jakarta Timur pada Rabu, 6 Agustus 2017.
Rancangan Lily akan tampil di hari penutup pada Minggu, 17 September 2017 di Queens, New York. Menyesuaikan dengan tren spring/summer 2018, tema yang akan diangkat adalah ethnic summer dengan menonjolkan lima kekuatan warna batik Betawi seperti merah, orange, hijau, tosca, dan kuning.
Karya Liliy diharapkan dapat mempertegas tema The Color of Jakarta yang diusung Elemwe. Sedangkan material yang digunakan terdiri dari katun, sutra, shifon hingga dobbie yang terasa dingin saat dikenakan.
" Kalau cutting lebih kita sesuaikan dengan selera masyarakat di sana yang lebih ringan, nggak penuh detail dan ready to wear. Ada gaun, peplum blouse, kulot, kardigan, hijab dan outer," ujar Lily.

Sedangkan teknik pembuatan batik, Lily memilih fokus pada cap dan tulis yang eksklusif. Hal ini disesuaikan dengan pasar Eropa yang cenderung lebih menyukai warna-warna kalem.
Selain baju, rencananya akan dibawa juga sepatu batik dan aksesoris etnik yang tak kalah menarik.
" Kan mau kita bawa keluar, keuntungan ya kita bisa memperkenalkan produk kita (khas Indonesia) dengan prospect buyer. Jadi orang di luar sana tahu, ini loh Jakarta juga punya kain etnik," tutup Lily.
(Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang