Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menggunakan Minyak Goreng. (Source: Shutterstock)
Dream - Minyak kelapa sawit umum digunakan untuk mengolah berbagai jenis makanan. Jika dilihat di supermarket, minyak kelapa sawit juga memiliki stok lebih banyak dibandingkan jenis lainnya.
Maraknya pemakaian minyak kelapa sawit bukanlah berdasarkan faktor kesehatan. Pasalnya, minyak kelapa sawit tidak terbukti lebih sehat dibandingkan jenis minyak lainnya.
Sebenarnya menurut Dokter Nadhira Afifa, tidak ada minyak yang paling sehat atau terbaik karena masing-masing jenisnya memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, namun Sahabat Dream bisa memperhatikan beberapa hal saat memilih produk untuk menggoreng makanan.

Foto: Shutterstock
Semua jenis minyak memiliki titik asap berbeda-beda. Titik asap sendiri merupakan suhu di mana minyak mulai memancarkan asap. “ Semakin tinggi titik asap suatu minyak, semakin sulit minyak mengeluarkan asap, sehingga semakin sedikit kemungkinannya untuk mengeluarkan senyawa-senyawa yang berbahaya,” tutur Nadhira.
Ia merekomendasikan minyak kanola, minyak jagung, serta minyak bunga matahari yang memiliki titik asap sangat tinggi, sehingga bisa digunakan untuk memasak makanan dalam suhu tinggi dan dalam waktu cukup lama. Pastikan juga kualitas minyaknya baik untuk menggoreng.
Hindari penggunaan minyak kelapa atau minyak sawit yang mengandung asam lemak jenuh cukup tinggi. Mengonsumsinya terlalu sering bisa berdampak buruk bagi kesehatan jantung, terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit terkait.

Pilihlah jenis minyak sesuai kebutuhan. Sahabat Dream bisa mengkombinasikan pemakaian berbagai jenis minyak agar lebih sehat. Memasak dengan air fryer bisa dijadikan pilihan ketika enggan menggunakan minyak meski cara tersebut memiliki efek samping dan manfaat tersendiri.
View this post on Instagram
Dream - Banyak orang yang beralih menggunakan air fryer daripada penggorengan untuk meminimalisir pemakaian minyak. Makanan yang diolah menggunakan air fryer juga dianggap lebih sehat.
Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Makanan yang diolah menggunakan air fryer memang tidak menggunakan minyak berlebih untuk mendapatkan tekstur renyah. Proses memasaknya juga lebih cepat dan tidak berbau.

Foto: Shutterstock
Terlepas dari kelebihannya, ternyata mengolah makanan menggunakan air fryer butuh suhu yang tinggi. Menurut Dokter Nadhira Afifa, nutrisi makanan yang diolah dengan suhu tinggi bisa rusak, terutama vitamin C dan B kompleks.
" Suhu tinggi pada air fryer juga bisa menghasilkan senyawa kimia bernama acrylamide yang jika dikonsumsi terlalu berlebih bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker," ujarnya dalam unggahan di Instagram.
Sahabat Dream bisa mengolah makanan dengan cara direbus atau dikukus yang cenderung menggunakan suhu rendah dalam jangka waktu tidak terlalu lama untuk menjaga kandungan nutrisinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya