Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Makan Makanan Sehat. (Source: Shutterstock)
Dream - Menu buka puasa identik dengan gorengan serta makanan atau minuman manis. Rasa lapar dan dahaga langsung hilangsetelah mengonsumsi kedua jenis makanan tersebut.
Sayangnya, makanan atau minuman manis serta gorengan tidak disarankan untuk dikonsumsi terlalu sering. Terutama untuk penderita penyakit asam lambung atau GERD.
Menurut ahli gizi, pemilik akun Instagram @putriemje, gorengan mengandung lemak yang tinggi dan dapat memicu kenaikan asam lambung. Makanan dan minuman bersantan, buah dengan rasa asam, kopi, soda, makanan kemasan seperti keripik, maupun makanan pedas juga tidak disarankan untuk dikonsumsi penderita GERD saat berbuka puasa.
Konsumsilah beberapa jenis makanan berikut ini agar kondisi pencernaan tetap terjaga setelah berbuka puasa.

Foto: Shutterstock
Hindari jeruk, stroberi, dan buah yang terasa asam lainnya. Ganti dengan kurma, melon, buah naga, pir, kelapa muda, blewah, timun suri, atau pepaya yang lebih aman untuk lambung dan bisa mengembalikan energi serta cairan tubuh selama seharian berpuasa.

Foto: Shutterstock
Buatlah bubur dari biji-bijian kaya serat seperti kacang hijau, kacang merah, ketan hitam, beras manis, atau oatmeal tanpa santan untuk mencegah GERD dan mengurangi risiko heart burn.

Mengonsumsi umbi-umbian seperti ubi ungu, ubi cilembu, ubi merah, talas, dan singkong yang dikukus maupun dipanggang serta tidak digoreng aman untuk penderita GERD. Sahabat Dream bisa mengolahnya menjadi kolak tanpa santan atau dibuat bubur.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram