7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bagaimana Caranya Mengerem Tanpa Harus Berujung Ngesot? (Foto: Youtube)
Dream – Selama berkendara, kamu dituntut untuk selalu waspada dengan keadaan sekitar, terutama buat kamu pengemudi sepeda motor. Banyak hal tak terduga bisa terjadi.
Agar bisa menghindari situasi tak terduga ini, kamu sebaiknya fokus dan konsentrasi pada jalanan yang dituju.
Kamu juga harus membekali sepeda motor dengan sistem pengereman yang memadai dan ban harus dalam kondisi terbaik.
Biasanya jika menemukan kondisi mengejutkan, kamu akan refleks menarik atau menginjak tuas rem. Sayangnya karena panik, kamu terlalu dalam negrem sehingga motor menjadi oleng. Yang mengkhawatirkan, kamu terjatuh dari sepeda motor.
Dilansir dari laman Suzuki, Senin 27 Agustus 2018, seorang pakar keamanan berkendara, Johannes Lucky, mengatakan pengereman, terlebih pengereman darurat, membuat orang cenderung panik sehingga asal tekan rem.
Akibatnya, sepeda motor menjadi ngesot dan sulit dikendalikan. Johannes juga menyarankan kamu untuk menguasai pengereman mendadak.
Pertama, kamu menutup gas dengan cepat dan menarik rem depan hingga penuh. Dalam jeda sepersekian detik, langsung tekan rem belakang sampai penuh. Dalam kondisi ini, pastikan kondisi sepeda motor dan posisi ban sedang lurus dan tidak sedang berbelok atau akan belok.
![]()
Johannes juga melarang kamu untuk membiasakan kedua jari menempel di tuas rem depan ketika sedang berkendara. Saat melakukan rem, otomatis rem depan akan langsung dipencet, sementara tuas gas masih menyala. Cara ini tidak akan efektif dan menyebabkan sepeda motor ngesot.
Berbicara panik ketika pengereman mendadak, Johannes melanjutkan teknik pengereman ini harus dilatih dan dibiasakan. Caranya, kamu bisa melatih trik pengereman di jalan sepi dan posisikan diri di dalam kondisi darurat dan harus segera mengerem dadakan.
![]()
Intinya, teruslah berlatih dan berkendaralah dengan baik. Selain itu, pastikan kamu menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai. Selamat mencoba!
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?