Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Begini Cara Rawat Motor Matik saat Musim Hujan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 15 Desember 2018 08:01
Begini Cara Rawat Motor Matik saat Musim Hujan
Kamu harus melakukan perawatan ekstra ketika musim hujan tiba.

Dream – Musim hujan di tahun 2018 akhirnya sudah datang. Hampir setiap hari air hujan turun membasahi bumi dan menggenangi jalanan. Jika sudah masuk musim ini, ada datu tambahan pekerjaan yang harus dilakukan pemilik sepeda motor

Kebiasaan merawat motor biasanya semakin rutin. Namun jangan hanya mencuci motor karena kotoran yang menempel akibat cipratan air hujan ya Sahabat Dream. Jangan lupa juga merawat mesin motor

Untuk kamu pemilik motor matik ada satu tambahan lagi rutinitas yang harus diperhatikan. Sebaiknya, kamu mulai memanaskan motor setiap kali akan digunakan dengan menggunakan kick starter.

Kebiasaan ini sangat bermanfaat dilakukan setiap musim hujan karena aki akan semakin cepat bekerja.

Perhatikan juga putaran mesin. Biasakan mengendari motor matik dengan laju putaran mesin matik berada di 170 rpm.

Jika semua sudah dilakukan, kamu jangan lupa melakukan perawatan di bengkel servis setiap dua bulan dan mengganti oli mesin setiap 4 ribu km.

Kamu juga harus sering membersihkan CVT dan saringan udara motor matik saat musim hujan. Di CVT ada kabel sirkulasi udara yang menyebbabkan debu dan air masuk. Pembersihan perlu dilakukan setiap 15 ribu km di bengkel resmi.

Selain membersihkan CVT dan saringan udara, kamu juga harus memperhatikan tekanan angin ban. Jangan sampai terlalu keras atau terlalu kendor.

Selamat mencoba.

(Sumber: Federal Oil)

1 dari 2 halaman

5 Trik Terobos Banjir dengan Motor Matik Tanpa Mogok

Dream – Pada musim hujan, ada satu hal yang tidak disukai pemotor, yaitu banjir. Genangan air yang tinggi bisa membuat sepeda motor mogok, apalagi jenis matik.

Kalau apes, ya, motor bisa mogok di tengah banjir. Mau tak mau, pengendara harus menuntun kuda besinya untuk keluar dari genangan banjir.

Bicara tentang motor dan banjir, ada caranya lho agar motor matik tak ngadat ketika melintasi jalan yang kebanjiran.

Dikutip dari Federal Oil, Kamis 13 Desember 2018, pertama, kamu harus jalan perlahan. Ketika mengendarai motor matic dan terpaksa harus menerobos banjir, lebih baik mengemudikannya secara perlahan.

Jika melaju ngebut di tengah genangan air, dikhawatirkan ada lubang, batu atau selokan yang tidak terlihat sehingga dapat membuat terjatuh. Berjalan perlahan juga dapat mencegah agar air tidak masuk di komponen kelistrikan yang menyebabkan motor matic mogok.

Kedua, mematikan mesin. Menerjang banjir yang melebihi tinggi mesin pada motor matik sangat berisiko membuat motor mogok dan merusak mesin karena kemasukan air. Dengan mematikan mesin saat menerjang genangan air dapat memperkecil risiko.

Ketiga, menutup komponen. Kalau motor matik terpaksa menerjang genangan air, kamu lebih baik menutup komponen-komponen menggunakan plastik untuk mencegah kemasukan air.

Kabel busi dapat diikat dengan plastik atau jika ingin lebih aman busi dilepas. Knalpot dan saringan udara ditutup rapat dengan plastik. Perhatikan juga tutup oli yang harus benar-benar tertutup rapat.

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Keempat, menutup filter udara. Filter udara atau lubang penyedot udara harus dijaga agar tidak kemasukan air. Saat mesin menyala, filter udara akan terus menyedot air dari luar.

Sebenarnya, filter udara pada motor matik sudah dibuat lebih tinggi dan komponen ini sulit dimasuki air. Apabila komponen filter udara ini telah kemasukan ai, filternya harus lekas dibersihkan.

Cara membuang airnya, yaitu membuka lubang pembuangan pada bagian bawah boks CVT dan boks filter.

Kelima, menunggu genangan air turun. Cara ini paling aman. Kamu bisa menunggu genangan air hingga tidak terlalu tinggi.

Memang mungkin membutuhkan waktu yang lama namun dengan cara ini dapat mencegah kerusakan pada mesin dan komponen motor matik. Atau cara lain yaitu mencari jalan yang tidak tergenang air.

Beri Komentar