Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Shutterstock
Mendapatkan diagnosis kanker payudara pasti jadi hal yang menakutkan dan bikin cemas untuk para perempuan. Bayangan tentang penyakit menyeramkan yang nggak bisa disembuhkan jadi hal yang terlintas di kepala. Nggak jarang pikiran ini yang membuat sebagian perempuan merasa frustrasi, menutup diri, dan pasrah dengan kondisi yang ada.
Rasa takut dan khawatir sebenarnya wajar kok. Tapi, jangan sampai hal ini malah membuatmu menutup diri sehingga menghambat proses pengobatan yang ada. Saatnya #BeraniCariTahu tentang kanker payudara yang dihadapi dengan aktif berkonsultasi dan memahami tentang penyakit tersebut yuk!

Banyak orang yang kemudian menutup diri saat mendengar diagnosis kanker payudara. Adanya mindset lebih baik pura-pura baik-baik saja daripada kepikiran seringnya jadi sikap yang diambil para pasien. Padahal, sikap inilah yang bisa membuat peluang pengobatan yang tepat jadi hilang karena banyak waktu terbuang secara sia-sia.
Cara terbaik untuk menghadapi penyakit apapun itu adalah dengan berani menghadapi dan mencari tahu secara aktif, nggak terkecuali pada kasus kanker payudara. Pemahaman terkait penyakit yang dialami serta keterlibatan untuk berdiskusi aktif dengan dokter memiliki potensi untuk meningkatkan keberhasilan terapi, karena kita memahami betul perjalanan penyakit yang kita alami.
Inilah yang mendorong Kalahkankanker.com hadir dengan inisiatif Empower HER #BeraniCariTahu untuk memberikan motivasi, inspirasi, dan mendorong perubahan mindset melawan rasa takut dan cemas yang dialami. Dengan #BeraniCariTahu, kamu ikut andil memutuskan pengobatan yang tepat terkait kondisi yang dialami.
#BeraniCariTahu menjadi sarana komunikasi dan wadah edukasi yang ditujukan untuk para perempuan agar lebih berani mempelajari lebih dalam tentang kanker payudara dan membuka diri mencari informasi dengan mengunjungi www.beranicaritahu.com. Inisiatif ini diharapkan bisa menginspirasi pasien, penyintas, dan pendamping pasien agar berani aktif bertanya kepada dokter dan turut memegang kendali dalam perjalanan penyakit kanker payudara yang dihadapi. Berani cari tahu penanganan kanker payudara yang tepat sebelum terlambat!

" Ibu Ani kemarin operasi payudara, tapi kok Ibu Lia malah kemoterapi ya?"
Membandingkan kondisi pasien satu dengan yang lainnya mungkin jadi hal yang sering dilakukan oleh penderita kanker payudara. Takut dan bingung membuat mereka sering menjadikan pengalaman pasien lain sebagai rujukan tentang perawatan yang akan dialami. Tapi, penting banget untuk memahami bahwa kondisi masing-masing pasien itu berbeda. Biarpun sama-sama menderita kanker payudara, tapi jenisnya berbeda sehingga perjalanan kanker payudara masing-masing pasien akan berbeda.
Jadi, penting untuk mengenal jenis kanker payudara yang dialami agar bisa mengetahui tahapan pengobatan yang tepat. Pengetahuan ini juga penting agar kamu bisa memahami perjalanan kanker payudara yang sedang dihadapi. Adapun beberapa jenis kanker payudara yang umumnya dialami antara lain kanker payudara Hormonal, yaitu kanker yang pertumbuhannya dipengaruhi oleh hormon estrogen dan progesteron. Selanjutnya ada tipe kanker payudara HER2 Positif yang pertumbuhannya dipercepat oleh protein HER2 yang berlebihan.
Ada juga jenis kanker payudara Triple Positive, yaitu pertumbuhan sel kanker dipengaruhi oleh hormon estrogen, progesteron, dan protein HER2. Terakhir ada tipe kanker payudara Triple Negative, yaitu pertumbuhan sel kanker yang tidak dipengaruhi oleh hormon estrogen, progesteron, dan protein HER2.

Terapi antara pasien dapat berbeda-beda, ada yang dapat kemoterapi infus, ada yang dapat obat minum, dan lain-lain. Semuanya disesuaikan dengan jenis kanker dan tingkatan stadium yang dihadapi. Dokter akan menyarankan terapi hormonal bagi yang menderita kanker payudara hormonal.
Khusus kanker payudara jenis HER2 Positif atau Triple Positive, dokter bisa memberikan terapi target kanker payudara anti-HER2 untuk mendapatkan hasil pengobatan yang lebih efektif. Hasil penelitian yang ada merekomendasikan pemberian anti-HER2 selama satu tahun pada kanker payudara HER2 positif stadium dini dan stadium lokal lanjut untuk mendapatkan hasil yang optimal dan meminimalisir risiko kambuh. Sementara itu, jenis Triple Negative biasanya akan dianjurkan untuk kemoterapi kanker payudara sebagai terapi sistemik utama.

Jika kondisi kanker masih mengalami stadium dini atau lokal lanjut, terapi sistemik dapat diberikan sebelum operasi atau yang biasa disebut terapi Neoadjuvan kanker payudara. Terapi ini diberikan jika pasien menginginkan pengecilan tumor terlebih dulu yang bertujuan mendapatkan hasil estetika lebih baik ketika operasi dilakukan. Selain itu, tindakan ini dilakukan untuk mencegah penyebaran sel kanker lebih jauh.
Berdasarkan data dan panduan klinis internasional terbaru, jenis kanker HER2 positif atau Triple Negative pada stadium dini dengan ukuran tumor 2 cm atau lebih atau kelenjar getah bening positif, dokter bisa merekomendasikan terapi neoadjuvan yang tujuannya mengecilkan ukuran tumor ganas payudara atau kanker sehingga memperbesar dilakukannya tindakan Breast Conserving Surgery untuk mempertahankan payudara dan berupaya meningkatkan kesempatan bebas dari progresi penyakit serta harapan hidup.
Yuk, saatnya berani cari tahu kanker payudara dan terlibat aktif dalam perjalanan kanker payudara yang dialami!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya