Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Pengendara Sepeda Motor Di Tengah Hujan. (Foto: Pixabay)
Dream – Ketika hujan turun, jalanan akan basah dan licin. Kondisi ini akan membahayakan keselamatan pengguna kendaraan, terutama pengendara sepeda motor.
Ketika berkendara di jalan basah dan licin, keterampilan mengemudi tidak cukup. Masih ada trik yang “ menguatkan”. Apalagi, kalau musim hujan, kotoran akan naik terkena air dan menyebabkan aspal sangat licin.
Kamu juga harus paham taktik berkendara di saat hujan, seperti kapan harus berpindah jalur dan mengerem.
Pada saat berkendara dalam keadaan hujan, pandangan pengemudi pasti akan kurang jelas. Belum lagi ditambah pengendara akan kedinginan dan kemungkinan motor bisa mogok di tengah jalan. Jika terjadi seperti itu, pengendara motor harus ekstra waspada.
Jika musim hujan tiba, gantilah kaca helm dengan kaca yang transparan atau bening. Sebaiknya gunakan helm model full face yang menutupi seluruh kepala.
Ketika sedang berkendara di depan, ingatlah untuk jaga jarak. Untuk menghentikan laju kendaraan, pengemudi memerlukan jarak. Kalau jalannya licin, jarak berhenti akan semakin panjang.
Jangan lupa untuk menyalakan lampu karena penting untuk menambah jarak pandang dan membantu pengendara lain untuk melihat posisi kita.
Kalau ingin menyalip, pastikan di depan kendaraan yang akan disalip tidak terdapat kendaraan lain dan juga tidak ada kendaraan dari arah berlawanan. Lebih baik kamu menghindari berbelok terlalu patah dan rebah dengan kecepatan yang tinggi.
Jika melewati jalanan berpasir, berbatu, dan becek, sebaiknya mengurangi kecepatan dan laju kendaraan. Usahakan tidak ada sesuatu yang menghalangi pandangan.
Hindari melewati genangan air. Selain air bisa naik ke mesin motor yang dapat menyebabkan motor mogok, dapat juga mengganggu pengendara lain karena terkena percikan dari genangan air. Ada kemungkinan di balik genangan air tersebut terdapat lubang besar.
(Sumber: Honda)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya