Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dewi Permata Bersama Suaminya (foto : Nur Ulfa/Dream)
Dream - Berawal dari tugas kuliah, Dewi Permata, sukses membangun bisnis lini hijab Kiciks. Empat tahun sudah dia menggeluti bisnis modest wear ini.
Bermodal awal ratusan ribu, desainer sekaligus pemilik Kiciks berhasil meraup keuntungan miliaran rupiah. Bayangkan, wanita 25 tahun ini sudah berhasil menghasilkan Rp1,5 miliar perbulan.
" Untuk sekarang omzetnya Rp1 miliar sampai Rp1,5 miliar perbulan," kata Dewi kepada Dream di Lembang, Bandung, Jawa Barat, akhir pekan lalu.
Dewi butuh perjuangan untuk bisa mencapai omzet tinggi diawal membangun bisnis ini. Dia bahkan hanya mendapat omzet ratusan ribu bahkan dia merugi karena banyak barang yang tak laku dijual.
" Dulu diawal saya susah banget, susah ngenalin Kiciks malah sempat enggak ada yang beli, omzetnya Rp300 ribu, Rp500 ribu itu lumayan nambah uang jajan dan bersyukur banget zaman kuliah," ujarnya.
Beruntung semenjak menikah dengan Andre, bisnis Dewi kian berkembang. Yang dulu hanya menjual hijab, kini juga memasarkan baju-baju syari wanita dan baju Muslim untuk anak.
" Kami ada Kicik Muslimah, Kicik Daily, Kicik Dewi Permata, Kicik Kids, itu semua produk kami," paparnya.
Untuk harga baju kicik bervariasi muali dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung bahan dan kesulitan pembuatan.
Sementara untuk produk Kiciks hampir keseluruhan pre order, sebab menurut Dewi dengan cara seperti ini meminimalisir kerugian dia dan justru membuat para pelanggannya puas.
" Kami ada yang PO ada juga ready stock ya diselingi, tapi basisnya dari dulu PO. Dan kenapa PO karena kita dari dulu menyediakan sesuai permintaan pelanggan. Jadi dia bisa pesen warna sesuai sesuka hatinya dan size-nya bisa mereka pesen, size bisa sesuai sendiri sama badannya," kata wanita lulusan Komunikasi Unpad.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya