Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Instagram.com / Shaza.belladona
Beberapa waktu lalu Dream bekerja sama dengan Taiwan Tourism Board menyelenggarakan sebuah kompetisi untuk mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menempuh studi di Taiwan bertajuk #AssalamualaikumTaiwan. Pada akhirnya terpilihlah tiga orang pemenang yang baru saja diajak berbincang dalam sesi Live Instagram di @dreamcoid. Mereka adalah Poppy, Fatin, dan Malik.
Mengangkat tema Living Experience in Taiwan, pada kesempatan tersebut juga hadir Shaza Belladona, seorang medical doctor dan TV Host Muslim Traveler. Bagaimana keseruan lebih lengkapnya?
Penerapan Protokol Kesehatan di Taiwan

Poppy, Fatin, dan Malik menjelaskan dengan gamblang bagaimana penerapan protokol kesehatan di Taiwan. Misalnya Poppy yang bercerita tentang bagaimana penerapan prokes di kampusnya.
“Kalau di kampus aku, di setiap departemen ada tes temperatur. Nanti kalau suhunya 35 atau 36 dikasih stiker yang ada arti masing masing. Di tempat aku perkuliahan juga offline dari awal sampai sekarang, tapi tetap pakai masker di manapun. Jadi semua, tetap menjaga protokol kesehatan,” terang Poppy.
Tak berbeda jauh dengan Poppy, Fatin dan Malik pun mengungkapkan hal serupa, di mana setiap kampus selalu ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini begitu penting memang untuk menekan penyebaran virus Covid-19.
Cerita Hidup Muslim dan Muslimah di Taiwan

Lebih jauh, ketiganya juga bercerita lebih jauh tentang bagaimana Taiwan begitu ramah terhadap masyarakat muslim. Hal ini sudah dibuktikan sendiri oleh Poppy, Fatin, dan Malik. Secara lebih detail, Malik juga berpendapat jika Taiwan betul-betul menghargai perbedaan.
“Kita kan, sebagai minoritas di sini, sebagai muslim, meski begitu tetap diayomi oleh pemerintah dan masyarakat. Mereka juga sangat terbuka dengan perbedaan. Mereka juga muslim friendly. Jadi gampang ditemui tempat ibadah atau maupun makanan halal,” ungkap Malik.
Wisata dan Kuliner Favorit Mahasiswa di Taiwan

Bukan hanya itu, mereka juga berbincang tentang betapa menyenangkannya berwisata di Taiwan. Ada banyak sekali spot yang dapat dieksplorasi, seperti yang diungkapkan oleh Fatin.
“Banyak hidden gems di Taiwan yang belum banyak diketahui. Ternyata bagus banget gitu. Jadi banyak-banyak explore. Semuanya favorit sih,” terang Fatin.
Uniknya, Poppy mengungkapkan jika kampus menjadi destinasi favoritnya karena kebetulan letak dan kondisi strategisnya sangat mendukung untuk berwisata.
“Favorit aku di dalam kampus, soalnya kebetulan kampus aku tuh agak seperti di desa berbukit. Jadi di depan kampus aku kayak ada lokasinya seperti di paralayang bisa melihat pemandangan di alam luas. Terus di dalam kampus ada sakura di Februari ini. Karena kampus aku juga masuk di salah satu destinasi wisata. Keren, kan? Nama kampusnya National Campus University,” jelas Poppy.
Shaza Belladona: Taiwan Itu Ramah Banget sama Muslim

Selain ketiga pemenang #AssalamualaikumTaiwan, pada sesi tersebut juga dihadirkan pula Shaza Belladona. Ia dikenal sebagai seorang medical doctor dan TV Host Muslim Traveler. Dalam kesempatan tersebut ia mengungkapkan jika Taiwan adalah negara yang ramah bagi muslim.
“Waktu aku di sana karena Taiwan itu terkenal sama negara mie ya jadi waktu aku ke sana langsung cari kuliner mie halal deh di Taipei. Jadi kalau ke Taipei harus nyobain Chang Beef Noodle. Di stasiunnya ada tempat salat tempat wudhu. Ada juga rumah sakit halal karena di sana mulai dari teknologinya udah dicek oleh MUI langsung. Taiwan itu negara yang ramah bagi muslim,” terang Shaza.
Melihat betapa menyenangkannya berwisata ke Taiwan, segera agendakan ke sana yuk Sahabat Dream usai pandemi nanti.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya