Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Hijab Vending Machine Pertama Di Indonesia. (Foto: Cynthia Amanda Male)
Dream - Seiring perkembangan zaman, semakin banyak hal yang dihubungkan dengan teknologi. Hal tersebut tentu saja memudahkan kita dalam mengakses berbagai hal dan menghemat waktu.

Termasuk hijab vending machine pertama yang dibuat oleh brand lokal Suqma. Penjualan hijab dengan vending machine ditujukan agar semua orang lebih mudah mendapatkan hijab dimanapun dan kapanpun.
" Kami luncurkan vending machine ini pertama kali di sini. Masih ada 6 buah vending machine lagi yang rencananya akan ditempatkan di gedung perkantoran, MRT, mall dan bandara," ungkap Dona Faliandi, Marketing Manager Suqma dalam acara Jakarta Halal Things di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu 7 Desember 2019.

Dalam sebuah vending machine, terdapat 150 hijab dengan motif berbeda-beda. Motifnya pun bisa dipilih di layar. Selanjutnya, kamu bisa menekan nomor hijab yang diinginkan setelah membayarnya.
" Jadi di setiap vending machine akan ada operator yang akan menjaga stok hijab dan mengarahkan pembeli. Kami pun memakai metode cashless dengan OVO dan Gopay supaya lebih praktis," tambahnya.
Yang tersedia di dalam vending machine pertama merupakan koleksi kolaborasi Suqma dengan Hijabers Community.

Hingga kini, mereka masih menyediakan koleksi bermotif. Namun, ke depannya akan menyertakan basic hijab yang lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian.
" Sampai saat ini masih (koleksi) bermotif dengan kisaran harga Rp250-300 ribu. Nantinya, akan ada juga hijab basic mulai dari Rp79 ribu. Kalau memang ada kolaborasi lainnya juga akan lebih diprioritaskan dijual di vending machine untuk menambah experience pembeli," ujar Dona.
Penambahan jumlah vending machine akan dilaksanakan di tahun depan. Selain itu, mereka juga berencana menambahkan teknologi AI (Artificial Intelligence).
Di mana pembeli hanya perlu scan hijab yang ada pada layar, dan melakukan pembelian lewat ponsel. " Sekarang teknologinya masih di-develop. Rencananya akan diluncurkan pada Februari 2020," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya