6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Dewi Permata Dan Suami Andre (foto : Nur Ulfa/Dream)
Dream - Memulai bisnis baru memang butuh perjuangan dan ketekunan. Apalagi jika bisnis yang dimasuki sudah begitu ramai. Salah satunya adalah bisnis hijab.
Ketatnya persaingan bukan berarti peluang bisnis berkembang menjadi tertutup. Lihat saja desainer hijab Dewi Permata. Dia terkenal dengan bisnis hijab Kiciks.
Hanya dalam satu bulan, usaha yang dirintis Dewi yang sudah berdiri empat tahun bisa mendatangkan omzet Rp 1 miliar Rp 1,5 miliar.
Dewi ternyata cukup pandai mengelola jaringan bisnisnya. Ini ditunjukannya dengan menggelar ajang family gathering tahunan dengan para distributor. Event ini ternyata tak bisa dianggap remeh.
" Alhamdulillah dengan adanya acara ini pengaruh ke penjualan kita hampir 50 persen," kata Dewi Permata kepada Dream di Lembang Bandung akhir minggu lalu.

family gathering Dewi Permata (foto : Nur Ulfa/Dream)
Menurut Dewi, acara ini bukan semata berfokus pada upaya meningkatkan penjualan. Dengan Family Gathering, Dewi bisa memupuk silaturahmi dengan lebih dari 300 distributor.
Dalam bisnis yang digelutinya, Dewi menyadari jika peran distributor begitu penting karena membuat usahanya bisa sebesar seperti sekarang ini.
" Kita kan bukan hanya berjualan lah ya tapi juga berdakwah, silaturahim seperti itu," kata Andre selaku CEO sekaligus suami dari Dewi.
Kini Kiciks yang terdiri dari empat label yaitu kiciks daily, kiciks muslimah, kiciks kids, kiciks Dewi Permata mampu memproduksi puluhan ribu produknya.
" Kita mampu memproduksi 15 ribu sampai 20 ribu pieces," ujar Dewi.
Dengan perkembangan tersebut, tak heran jika semakin banyak distributor yang ingin bergabung. Keinginan itu tak lepas dari rencana Dewi dan suami untuk meningkatkan produksi menjadi 30 ribu pieces dengan tambahan tenaga kerja lagi dari yang selama ini dipekerjakan sebanyak 400 orang.
" Banyak sekali permintaan," tuturnya.
Sementara untuk harga setiap produksi lini hijabnya sangat terjangkau dengan kualitas bahan yang sangat berkualitas. Dewi mengatakan untuk range harga Kicik daily mulai dari Rp 30 ribu sampai Rp 300 ribu. Sedangkan untuk kicik muslimah itu menengah keatas dari Rp 150 ribu hingga Rp 600 ribuan.
" Untuk produk premiumnya kita dari harga Rp 970 ribu sampai 5 juta," ujar Dewi.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya