Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Jenis kelamin calon bayi yang masih di kandungan selalu membuat penasaran orangtua. Kini memang banyak yang memastikan dengan mengintip menggunakan peralatan medis Ultrasonografi (USG).
Namun sebelum USG banyak dikenal, ada beberapa cara sederhana menebak jenis kelamin bayi di dalam kandungan.
Beberapa cara memang muncul dari mitos yang beredar di masyarakat. Berikut ini beberapa mitos yang dikutip dari Mom, Sabtu 25 April 2015 :
© Dream
Ukuran Payudara
Jika ukuran payudara sebelah kiri seorang ibu hamil lebih besar daripada ukuran payudara sebelah kanan, maka anak yang akan dilahirkannya kemungkinan berjenis kelamin perempuan. Tetapi, jika ukuran payudara sebelah kanan yang lebih besar, maka ia akan melahirkan anak laki-laki.
© Dream
Ngidam Apa ?
Jika seorang ibu hamil suka ngidam makanan yang manis-manis, maka ada kecenderungan dirinya akan melahirkan bayi perempuan. Jika lebih suka makanan asam atau asin, maka bayinya berjenis kelamin laki-laki.
© Dream
Letak Kandungan
Letak kandungan juga mempengaruhi jenis kelamin bayi. Jika posisi kandungan lebih berat di atas, maka ada kecenderungan bayi lahir berjenis kelamin perempuan. Tetapi jika posisi kandungan lebih berat di bawah, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin laki-laki.
© Dream
Suasana Hati
Ibu yang moodyan atau suasana hatinya gampang berubah, biasanya ada kecenderungan memiliki bayi perempuan. Bila suasana hati tidak gampang berubah kemungkinan sang anak berjenis kelamin anak.
© Dream
Detak Jantung dan Urin
Jika detak jantung bayi dalam kandungan Anda itu lebih dari 140 kali per menit, maka kecenderungan bayi yang lahir berjenis kelamin laki-laki. Tetapi jika detak jantungnya kurang dari 140 kali per menit, maka bayi yang dilahirkan berjenis kelamin perempuan.
Selain detak jentung, ada juga yang menyebutkan bahwa jika warna urin ibu hamil itu tidak terlalu pekat, maka ada kecenderungan melahirkan bayi perempuan. Tetapi jika warna urin ibu hamil itu pekat, maka bayi yang akan dilahirkannya berjenis kelamin laki-laki.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan