Foto: Shutterstock
Dream - Aarea kewanitaan harus dibersihkan. Miss V perlu perawatan tepat agar bersih dan tidak berbau. Banyak orang menyarankan untuk memakai sabun area kewanitaan. Tapi apakah aman dipakai setiap hari?
" Kita harus menjaga suasana asam di dalam area kewanitaan. Memang mereka sudah punya keasaman sendiri, tapi ada baiknya kita bantu mempertahankan keasaman di sana dengan sabun khusus kewanitaan," kata Dinda Derdameisya, Dokter Aesthetic Gynaecologist, dalam acara Andalan Feminine Care Fresh Ramadan bersama Dream, Jakarta, Selasa 28 Mei 2019.
Sabun kewanitaan bersifat asam dengan kadar pH 3,5-4,9 yang berfungsi menjaga ekosistem bakteri baik di area Miss V untuk mencegah masuknya bakteri jahat. Khasiatnya tentu berbeda dengan sabun biasa yang bersifat basa dengan pH di atas 9, begitu juga air yang netral di angka 7. Keduanya tidak bisa melindungi area kewanitaan.
" Namun perlu diperhatikan, sabun kewanitaan hanya boleh digunakan di bagian luar vagina. Jangan dibersihkan sampai masuk ke dalam karena hanya boleh dokter yang melakukannya dengan memakai alat," sambung dia.

Basuh dari arah depan ke belakang agar vagina tidak terpapar bakteri dari dubur. Sabun kewanitaan biasanya memiliki formula berbeda, mulai dari whitening sampai revitalizing.
" Sebaiknya dihabiskan dulu satu botol agar khasiatnya lebih optimal. Harus fokus dulu, pilih salah satu dan sesuaikan dengan kebutuhan," ujar Maharani Anindita, Brand Manager Andalan Feminine Care.
Jangan gunakan sabun kewanitaan terlalu sering karena justru dapat membunuh bakteri baik. Pakailah di pagi hari sebelum beraktivitas dan setelah pulang ke rumah.