BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
(Foto: Arrahman)
Dream - Pernah mengalami jerawat di bagian dagu? Pasti rasanya sangat sakit dan mengganggu kan? Bagian pangkal wajah ini memang merupakan tempat yang paling sering dihinggapi jerawat.
Biasanya jerawat akan muncul menjelang periode haid. Tapi, jika jerawat terlalu sering muncul di tempat yang sama wajib diwaspadai. Mungkin itu menunjukan gejala ketidakwajaran.
Dermatologist dan Laser Bedah Mumbai, Apratim Goel menjelaskan kepada Times of India mengatakan jerawat di dagu disebabkan oleh banyak hal. Jerawat hormonal biasanya muncul di sekitar mulut, dagu dan garis rahang.
Jerawat semacam ini akan datang dan sembuh pada periode mentruasi saja. Jerawat akan muncul selama ovaluasi, atau tepat sebelum jadwal haid dimulai.
Jerawat di dagu juga bisa menjadi petanda bahwa Sahabat Dream tengah mengalami kehamilan, pengaruh pil KB atau justru sebagai tahapan wajar pada saat pubertas.
Namun jika jerawat muncul lebih sering, itu mungkin gejala kamu mengalami sindrom ovarium polikistik atau Polycystic ovary syndrome (PCOS) parah. PCOS adalah gangguan keseimbangan kadar hormonal.
Pada sindrom ini, tubuh wanita memroduksi hormon laki-laki (androgen) secara berlebihan. Segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Untuk menghindari jerawat di area dagu, sebaiknya perhatikan pula make up yang kamu kenakan. Seperti misalnya lip gloss, lipstik dan lipbalm kemungkinan mengandung bahan-bahan yang menjadi penyebab jerawat itu. Bahkan, kadang-kadang tanpa disadari cat kuku yang menyentuh dagu terlalu sering dapat menjadi pemicunya.
Kemudian, ganti sarung bantal dan seprai sesering mungkin. Hindari menempelkan ponsel pada pipi secara langsung saat menerima telepon. Serta cobalah untuk menjaga diet seimbang untuk tindakan pencegahan.(Sah)
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
