Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Ini Berbalur Kotoran Sapi. (Foto: Rushlane)
Dream – Foto sebuah Toyota Corolla yang satu ini menjadi viral di jejaring sosial. Corolla yang satu ini bukan sembarang mobil.
Sedan yang ngehits di medsos ini tampil dengan baluran kotoran sapi.
Dikutip dari Rushlane, Minggu 26 Mei 2019, foto ini diunggah oleh pengguna Facebook bernama Rupes Das. Dia menyebut temperatur di Ahmedabad, India, mencapai 45 derajat celcius. Dikatakan juga bahwa mobil berbalut kotoran sapi itu milik Sejal Shah.
Penggunaan kotoran sapi di badan mobil ini dipercaya bisa mengurangi panas di kabin mobil. Tak pelak, hal itu menjadi perdebatan sengit di medsos. Dikatakan bahwa cara tersebut absurd.
Padahal, ada beberapa hal yang berpengaruh terhadap kesejukan kabin. Misalnya AC mobil.
Untuk membuktikannya kebenaran mitos masyarakat di Indonesia itu dilakukan pengukuran suhu. Panas yang terperangkap dalam mobil disebabkan oleh efek rumah kaca.
Pengukuran suhu dilakukan pada suhu luar, permukaan lantai parkir, suhu bodi mobil, suhu pintu mobil, suhu dasbor, tepat di bawah kaca depan mobil, sampai suhu sekitar jok mobil.
Hasilnya suhu di bawah kaca depan mobil paling tinggi. Sekitar 95 derajat celcius, hampir sama dengan suhu air mendidih.
Dari pengukuran suhu itu terlihat bahwa kaca membuat cahaya matahari bisa masuk sepenuhnya dan memerangkapnya.
Dengan membalurkan kotoran sapi di sisi eksterior selain kaca, takkan membuat suhu kabin mobil tetap dingin. Sebab, hampir semua pemanasan disebabkan oleh cahaya yang masuk melalui kaca dan komponen inframerah yang terperangkap dalam kaca.
Kotoran sapi justru sebenarnya akan merusak cat mobil. Kandungannya tak jauh berbeda dengan kotoran burung. Jika kotoran burung menempel pada bodi mobil dan dibiarkan berhari-hari maka cat mobil bisa berubah secara permanen.
Selain itu, tekstur kotoran sapi yang kasar seperti permukaan amplas bisa membuat bodi mobil tergores.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya