Perusahaan Swiss Bikin Denim Anti Corona, Klaim 99,99% Bunuh Covid-19

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Kamis, 30 Juli 2020 06:45
Perusahaan Swiss Bikin Denim Anti Corona, Klaim 99,99% Bunuh Covid-19
Berminat untuk membeli denim anti corona?

Dream - Sejak pandemi corona covid-19 menyebar di seluruh dunia, masyarakat menjadi sangat berhati-hati dan menjaga diri agar terhindar dari virus.

Selain menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan mengganti pakaian menjadi sebuah kewajiban setelah datang dari luar rumah.

Bahkan, dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa virus corona Covid-19 dapat bertahan pada pakaian dan benda lainnya selama beberapa waktu.

Khawatir akan penemuan tersebut, sebuah perusahaan di bidang tekstil berencana menciptakan sebuah pakaian anti corona demi mencegah penularan. 

Penasaran bagaimana proses penemuan denim anti corona? Simak ulasannya berikut ini.

1 dari 3 halaman

Kolaborasi dengan Merk Denim Anti Corona

Sebagai salah satu perusahaan ternama, sejak bulan Juni lalu, Swiss HeiQ melakukan percobaan membuat pakaian anti corona.

Perusahaan tersebut membuat sebuah teknologi bernama Viroblock NPJ03 yang telah diuji terhadap jenis virus SARS-CoV-2. Hasilnya, pakaian yang telah melewati teknologi viroblock  terbukti 99,99 persen efektif dalam membunuh virus corona Covid-19. 

Pengujian Viroblock yang dilakukan menunjukkan bahwa kombinasi garam perak dengan teknologi vesikel juga efektif terhadap virus penyebab Covid-19.

Berkat penemuannya, HeiQ berkolaborasi dengan beberapa merek denim untuk membuat pakaian tahan Sars-Cov-2.

 

2 dari 3 halaman

Ampuh Nonaktifkan Bakteri pada Pakaian

Denim anti corona

HeiQ mengklaim bahwa Viroblock NPJ03 mampu menonaktifkan bakteri dan virus pada permukaan tekstil dalam beberapa menit. Bahkan teknologi ini dapat menjadikan bakteri dan virus tidak berbahaya.

Dalam pernyataan resmi pihak HeiQ, penonaktifan virus lewat tekstil ini tidak terjadi secara instan. Pihaknya sempat melakukan penelitian di Doherty Institute, untuk mengecek keampuhan viroblock tersebut.

" Virus SARS-CoV-2 dicampurkan dalam kain yang sudah dimasukkan Viroblock NPJ03 selama 30 menit. Setelah itu, terlihat adanya penurunan virus SARS-CoV-2 lebih dari 99,9 persen," jelas CEO HeiQ, Carlo Centonze.

“ Temuan ini merupakan upaya kami untuk membantu memberikan tekstil dengan tingkat perlindungan yang lebih besar terhadap virus. Kami berharap teknologi ini juga mampu berkontribusi pada upaya mitigasi pandemi global, ”tambahnya. 

3 dari 3 halaman

Kolaborasi dengan beberapa merk

Teknologi Viroblock dapat digunakan pada semua jenis serat tekstil, termasuk masker pelindung, seprai, handuk, atau pakaian kerja.

Penggunaan teknologi tersebut bisa digunakan bagi garda terdepan pejuang Covid-19, misalnya untuk pakaian para tenaga medis. 

Merek denim DL1961 dan Warp + Weft telah mengumumkan kolaborasinya dengan HeiQ untuk membuat lini jeans anti corona. Rencananya, pakaian tersebut akan siap diluncurkan pada Oktober 2020 mendatang.

Para pemilik denim harus memberikan perlakuan khusus selama proses pencucian agar tetap tahan kuman. Teknologi anti virus ini dikabarkan akan tetap aktif pada serat yang dirawat hingga 30 siklus pencucian.

(Sah, Sumber: Oddity Central)

Beri Komentar