7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Busana Syar'i (Rizki Astuti/Dream)
Dream - Busana muslim syar'i kian mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia. Bukti jelas terlihat di ajang Indonesia Fashion Week (IFW) 2018. Beragam lini syar'i melenggang di catwalk dan sukses membius audience.
Dalam panggung bertajuk " Wonderfull Syar'i" , 10 desainer Tanah Air memamerkan koleksi dan gaya busana muslim tertutup ini.
Mereka adalah Zahwazee by Salty Jofimar, ULYA HIJAB by maiaandrean, Yunia Syar’i by Yunia Yuyun, Kamilaa by Itang Yunasz, Mustbe by Thatia, Darrabira, dan Dian Risty.

Fashion show dibuka dengan penampilan Zahwazee by Salty Jofimar bertema 'Jardin De Cachette'. Warna-warna pastel menghiasi panggung dengan detil bunga disetiap koleksi. Ruffle dan layer bermain di hijab dan bawah rok.

ULYA HIJAB by maiaandrean mengenalkan busana syar'i dengan paduan warna beragam, mulai dari pastel sampai bold. Bertajuk " La Belle" rancangannya memainkan motif pattern dan bunga.
Berbeda dengan kedua label sebelumnya, Yunia Syar’i by Yunia Yuyun justru meluncurkan karya dominan warna gelap. Rancangannya terbilang simpel namun tetap manis saat dikenakan.

Kamilaa by Itang Yunasz melahirkan karya bertajuk 'Menjemput Jumput" yang dirancang unik. Lebih dari 12 koleksi ditampilkan dengan pattern dan bentuk busana 'swing'. Meski terlihat merambai, busana tetap santun dan tidak menerawang. Paduan warna coklat, hijau, dan orange tampa membuat 'sakit mata'.

Sementara desainer Darrabira melahirkan 24 rancangan dengan waktu satu bulan bertajuk " Sikok" yang diambil dari bahasa Jambi. Rancangan ini terinspirasi dari keistimewaan batik Jambi yang sederhana, variatif, dan modern tapi tetap menutup aurat.
Lini lainnya turut bergabung dengan pagelaran busana syar’i ini adalah Mayesa Premium by Ida Andriansyah, Gita Orlin, dan Riasa Kusuma. Mereka menampilkan ciri khas unik yang menjadi daya tarik untuk para wanita.
(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?