Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ada, Lho, Modifikasi Motor Yang Tak Disarankan Untuk Touring. (Foto: Shutterstock)
Dream – Modifikasi motor menjadi hal lazim yang dijumpai saat ini. Pengendara motor ingin motornya tampil cantik dan mencuri perhatian saat melintas di jalanan.
Tak hanya itu, pengubahan tampilan motor juga menjadi ajang kompetisi dan ladang bisnis yang bisa menghasilkan banyak uang.
Walaupun demikian, tak semua modifikasi kendaraan baik untuk pengendari baik perjalanan pendek maupun jarak jauh seperti mudik. Beberapa modifikasi kuda besi bahkan sangat tidak dianjurkan.
Selain bisa mengurangi kenyamanan, modifikasi juga bisa membuat motor bermasalah ketika di tengah-tengah perjalanan.
Lalu modifikasi motor apa saja yang menyimpan potensi berbahaya bila digunakan? Berikut ini adalah rinciannya, dikutip dari Wahana Honda, Minggu 11 Agustus 2019.
Sebagai salah satu komponen penting saat berpergian jauh, penggunaan ban memang tidak bisa sembarang. Selain harus diperhatikan jenisnya, juga tekanan perlu diatur agar saat berkendara bisa tetap nyaman.
Berangkat dari hal tersebut, tentunya penggunaan ban kecil atau tidak standar sangat tidak diajurkan untuk menempuh jarak jauh.
Dengan ban tidak sesuai, motor akan alami penurunan performa. Bisa-bisa ban alami pecah lantaran kinerja kendaraan yang berat saat menempuh jarak yang jauh.
Diajurkan kamu memilih ban sesuai ukuran velg. Misalnya motor bebek yang umumnya menggunakan ukuran 80/90-17. Artinya ban tersebut mempunyai lebar 80 mm dan ketinggian 90% dari 80 mm atau sekitar 70 mm.

Seperti telah disinggung tadi, jenis ban juga mempunyai pengaruh apabila digunakan untuk perjalanan jauh, misalnya ban cacing yang digunakan untuk drag race. Ban ini sangat tidak diajurkan.
Alasannya, adalah kondisi jalan Indonesia yang tidak semuanya baik. Masih banyak yang tidak mulus atau penuh tambalan aspal atau malah rusak. Oleh karena itu, akan sangat berbahaya bila menggunakan ban tersebut.
Ban tersebut akan mempengaruhi cengkeraman ban di aspal. Alhasil, ban cacing bisa memicu kecelakaan atau motor tidak stabil jika dipacu dengan kecepatan yang lumayan tinggi.
Selain hal tadi, modifikasi dengan mengubah motor menjadi ceper alias pendek sangat tidak dianjurkan untuk mudik. Shockbreaker yang rendah akan berpengaruh terhadap kenyamanan berkendara. Pengemudi akan cepat lelah.
Mesin juga akan bekerja lebih keras lantaran beban terasa akan semakin berat. Belum lagi jalanan Indonesia juga kerap naik turun, tentunya akan berpotensi memicu si-roda dua alami kerusakan lebih besar.

Pada umumnya filter udara yang kerap dipilih untuk modifikasi ukurannya lebih kecil. Hal tersebut tidaklah diajurkan untuk digunakan untuk mudik. Sebab, bentuknya lebih kecil akan membuat kemampuannya menyaring kotoran yang masuk bersama udara jadi lebih buruk.
Padahal kita tahu sendiri saat jalani mudik musim sedang masuk kemarau. Itu artinya kondisi jalan akan lebih berdebu.
Alhasil, efeknya debu dan air bisa dengan mudah masuk ke karburator dan ruang bakar. Debu dan kotoran yang masuk akhirnya akan menggores ruang silinder. Bahkan kalau air yang masuk, mesin bisa langsung mati.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya