Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. (Source: Shutterstock)
Dream - Mungkin, kamu sering melihat seseorang dengan wajah mulus dan cerah di layar kaca maupun media sosial. Jika dilihat sekilas, tampaknya mudah mendapatkan kondisi kulit tersebut.
Padahal masih banyak orang kesulitan menyembuhkan jerawat, mengontrol produksi minyak alami kulit, serta masalah lainnya. Jika kamu juga mengalaminya, tenang, kamu tidak sendiri. Penelitian yang melibatkan lebih dari 9.000 wanita Indonesia membuktikan bahwa masalah utama kulit warga lokal adalah kusam, pori-pori besar, serta komedo.
Menurut Dokter Estetik, Abelina, mayoritas orang Asia memiliki kulit berminyak dan berpori-pori besar. Namun karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa dengan sinar UV dan kelembapan tinggi, akhirnya kulit pun mudah kusam serta dehidrasi.

Foto: Shutterstock
Walau kondisi kulit berminyak seringkali dikeluhkan banyak orang, namun kondisi tersebut memiliki banyak keuntungan.
" Kulit berminyak itu kelebihannya banyak sekali. Dia kulitnya lebih tebal dan cadangan kolagennya lebih banyak. Jadi, cenderung lebih tahan menggunakan bahan aktif dengan persentase cukup tinggi," ujarnya dalam soft launching Fav Beauty di Amy & Cake Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis 23 Februari 2023.
Jika wajah mulai terasa terlalu berminyak, kusam, beruntusan, memiliki banyak komedo, dan berpori-pori sangat besar, gunakan skincare yang mengandung niacinamide atau vitamin C.
Keduanya dapat mencerahkan, mengontrol produksi minyak alami kulit, menyamarkan pori-pori, serta mengandung antioksidan tinggi. Sehingga, bisa mencegah munculnya tanda penuaan.
Kandungan tersebut bisa ditemukan dalam bentuk krim, serum, toner, bahkan terkandung dalam tabir surya agar pemakaiannya lebih praktis serta multifungsi.
Dream - Peppermint seringkali terkandung pada skincare. Biasanya, peppermint digunakan untuk membantu mengontrol dan mengatasi jerawat.
Tapi sebenarnya peppermint memiliki manfaat lain, terutama bagi kondisi kulit berminyak. Dilansir dari Byrdie, berikut manfaat yang bisa didapatkan jika menggunakan skincare dengan kandungan peppermint.
1. Mengontrol Produksi Minyak

Foto: Shutterstock
Peppermint bisa mencegah produksi minyak berlebih pada wajah dan mengurangi potensi munculnya jerawat. Kamu juga bisa menggabungkan peppermint dengan bahan aktif pencegah jerawat lainnya agar lebih efektif.
Peppermint bisa membantu menenangkan rasa gatal, iritasi, serta peradangan. Bahkan, peppermint diklaim bisa meredakan rasa sakit atau perih. Tapi, perhatikan konsentrasi peppermint dan respon kulitmu sebelum memakainya.
3. Memiliki Sifat Anti Bakteri dan Anti Virus
Meski tidak bisa menghilangkan semua jenis bakteri, tapi peppermint dapat membuat kulitmu lebih bersih. Peppermint juga memiliki sifat anti virus. Jadi, memakai skincare dengan kandungan peppermint bisa menurunkan potensi masalah kulit.
Jika ingin mencoba skincare yang mengandung peppermint dan kandungan pencegah jerawat lain, seperti ekstrak daun teh hijau, willow bark extract, dan salicylic acid, kamu bisa mencoba purifying hydra toner dari ElsheSkin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya