6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi Ganti Mobil. (Foto: Pixabay)
Dream - Layaknya manusia, ban menjadi " kaki" bagi sebuah kendaraan agar bisa berjalan. Fungsinya tentu menjadi sangat penting sekali bagi sebuah kendaraan, termasuk mobil.
Sayangnya, peran penting sebuah ban juga mengandung banyak konsekuensi. Selain mesin, bagian kendaraan yang paling sering bermasalah adalah ban. Pasti kami pernah mengalami ban kempes atau bocor. Bisa juga karena ban sudah gundul.
Nah, kalau muncul tanda-tanda ini, pemilik mobil harus menggantinya. Bahaya jika tidak segera mengganti ban.
Mengutip laman Otosia, Senin, 20 Agustus 2018, ban yang gundul akan kehilangan daya cengkram dan mudah sulit. Tentu kondisi ini membahayakan pengemudi.
Idealnya, pemilik kendaraan harus mengganti semua ban meskipun yang gundul hanya satu ban.
Bagaimana jika duit hanya seadanya dan tak cukup membeli empat ban? Apakah bisa hanya membeli setengahnya?
Ada mitos sepasang ban baru sebaiknya dipasang di poros depan. Ban depan merupakan poros kemudi dan area ini punya daya cengkram yang baik.
Namun, Suzuki menyebut mitos tersebut kurang tepat. Produsen otomotif ini menyarankan pengguna untuk meletakkan ban baru di bagian belakang. Poros belakang diibaratkan sebagai kunci yang bertugas untuk menggigit jalan ketika mobil bermanuver. Potensi mobil sliding dan hilang kendali juga bisa diperkecil.
Lagipula kalau ditaruh di poros depan, pergerakan mobil tak datang dari kemudi, tetapi juga dari mana pun.
Kalau harus ganti ban, kamu bisa menggunakan ban vulkanisir. Pastikan ban ini berkualitas tinggi yang dikerjakan oleh pabrik ternama dengan mesin modern.
Kamu harus ingar, umur ban vulkanisir itu hanya 2/3 dari umur ban baru. Jadi, ban ini hanya bersifat sementara.
Selamat mencoba!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
