Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Tanpa disadari penggunanya, Facebook bisa memberikan bukti hubungan perselingkuhan mereka. Media sosial ciptaan Mark Zuckerberg itu membantu pergerakan dan catatan pengeluaran penggunanya, mulai dari mobil hingga liburan.
Facebook kini dikutip oleh sepertiga firma hukum sebagai bukti kasus perceraian, menurut sebuah penelitian.
Firma hukum Lake Legal di Leeds, Inggris mengatakan banyak orang menggunakan Facebook untuk mencari cinta lama yang sudah tidak terdengar selama bertahun-tahun.
"Media sosial menyediakan log berkelanjutan dari kehidupan kita. Berbagi status dan gambar, sering dengan geo-tagging, memberikan catatan kegiatan yang dapat digunakan dalam kasus pengadilan," kata Lyn Ayrton.
Ayrton menambahkan, seringkali jika pasangan menulis status, mungkin mereka tidak mengatakan hal sebenarnya. Setidaknya, tulisan tak berdasar fakta tersebut membuat kredibilitas mereka patut dipertanyakan.
"Mungkin seseorang akan mengatakan dia sedang tidak punya hubungan dengan orang lain, tapi kemudian menulis status undangan pesta untuk dirinya dan kekasihnya."
Pakar di firma hukum di Inggris telah memeriksa lebih dari 200 kasus dan menggunakan Facebook sebagai bukti di sepertiga kasus yang mereka tangani.
Julian Hawkhead dari Stowe Family Law mengatakan foto dan komentar juga bisa digunakan sebagai bukti hubungan atau gaya hidup yang bertolak belakang dengan apa yang ingin disampaikan seseorang.
"Kami sering kedatangan klien yang membawa informasi yang tersedia dalam domain publik dengan bukti perselingkuhan," kata Hawkhead.
"Namun, internet juga dapat memberikan sumber informasi yang berguna lainnya. Tim forensik akuntansi kami sering menemukan banyak informasi keuangan melalui pencarian Google tentang pesta, termasuk lokasinya, di mana saja mereka dan apa yang mereka lakukan.
Hawkhead menyarankan orang-orang harus lebih hati-hati saat meninggalkan informasi tentang diri mereka di internet. Informasi tentang mereka akan dengan mudah ditemukan dan dimanfaatkan orang lain hanya dengan sentuhan satu tombol.
(Ism, Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari