Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream - Fungsi jam tangan tengah beralih dari hanya sekadar penunjuk waktu menjadi aksesoris multiperan. Desain jam pun semakin beragam menyesuaikan selera penggunanya yang selalu berubah.
Jenis jam tangan kini sudah menyediakan banyak fitur. Selain fungsi utama sebagai petunjuk waktu, jam dapat digunakan untuk mengukur jumlah langkah, lama waktu istirahat, detak jantung, hingga kegunaan yang belum terpikirkan sebelumnya.
Soal tampilan lebih banyak lagi variasinya. Dari smart watch bergaya sporty hingga jam tangan berdesain stylish nan elegan .

Smartwacth multifungsi inilah yang diperkenakan Garmin. Bergaya stylish, perusahaan jam tangan asal Amerika ini meluncurkan koleksi Spring Seriesnya, yaitu Vivomove HR.
" Kami menyediakan hybrid smartwatch, yang mana ini adalah jam analog yang dilengkapi digital notification dan informasi aktivitas kita," ungkap Rian Krisna, Marketing Manager Garmin Indonesia di Hotel Morissey, Jakarta Pusat, Selasa 26 Maret 2019.
Koleksi Spring Series ini mengukur detak jantung, jumlah langkah dan segala aktivitas lainnya. Yang membedakanya dari produk lain adalah smartwatch Garmin ini dapat difungsikan tanpa harus mengetuk layar atau mengaktifkan fitur.
Pantauan aktivitas kita sehari-hari akan disimpan datanya secara langsung lewat aplikasi di smartphone.

" Ada grafiknya nanti. Misalnya, rata-rata waktu tidur, aktivitas dan detak jantung per hari atau per minggu. Bahkan, bisa dibandingkan dengan pengguna Garmin lainnya dan mendapatkan insight seberapa aktif kita sebaiknya."
Menonjolkan sisi fashion, Garmin menggunakan material tali terbuat dari kulit. Namun bukan berarti kemampuannya menjadi menurun.
" Ada water resistancenya juga. Jadi kalau mau wudhu lebih bebas. Tapi jam ini lebih ke fashion, bukan yang keringat gitu. Bukannya nggak bisa, hanya nggak disarankan," kata Rian.
Pengisian daya jam tangan ini cukup mudah dan bisa bertahan lama. Dengan mengisi ulang baterai sampai penuh, smartwatch Garmin ini bisa digunakan selama 5-20 hari.
" Baterainya bisa tahan 1 minggu atau kurang kebih 5 hari jika notifikasinya nyala terus. Untuk full analog, bisa tahan 20 hari tanpa smartwatch" .
Jenis strap kulit dari Italia yang digunakan pun berbeda-beda, yaitu embossed kulit buaya berwarna hitam dan cokelat tua, serta kulit berwarna putih dan sawo matang.
Varian terbaru dari Garmin ini sudah bisa dibeli di Erafone dan Tokopedia dengan pilihan warna 24K Gold, 18K Rose Gold dan silver. " Jam tangan ini dibanderol mulai dari Rp3.999.000," tutupnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya