Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Google Resmi Memperkenalkan Sistem Operasi Android P (Google)
Dream - Keluarga besar sistem operasi Android resmi bertambah. Setelah mengeluarkan Oreo, Google baru saja melahirkan OS baru dengan nama sistem operasi Android P.
Sama dengan anggota keluarga sebelumnya, singkatan P kali ini juga diambil dari nama makanan. Google resmi memberikan nama sistem operasi terbaru ini dengan sebutan Android Pie.
Mengutip laman CNET, Selasa, 7 Agustus 2018, Android P dirancang untuk meningkatkan kemampuan penghematan daya perangkat. Tentu faktor kinerja, utamanya kecepatan, tak lepas dari perhatian.
Untuk mendukung upaya tersebut, Google menyematkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intellegence/AI) dalam sistem operasinya tersebut.
Salah satu yang berbeda adalah kehadiran notch atau poni yang kini memang tengah menjadi tren di sejumlah ponsel cerdas.
Navigasi Android Pie juga dirancang lebih sederhana dan berbasis gestur. Sekilas fasilitas ini mirip iPhone X. Pengguna nantinya bisa kembali ke halaman depan, berpindah aplikasi, atau membuka Google Assistant hanya dengan menekan satu tombol Home.
Bagi kamu yang penasaran seperti apa fitur anyar Androd P, berikut beberapa rangkumannya:
© Google resmi memperkenalkan Android Pie

Salah satu fitur yang diperkenalkan Google untuk Android P adalah App Actions. Fitur ini memungkinkan Android memprediksi tindakan yang akan dilakukan oleh pengguna.
Fitur ini juga memungkinkan pengembang meningkatkan kemampuan aplikasinya termasuk membuat konten yang lebih mudah diakses. Alhasil, pengguna dapat melakukan sejumlah tindakan dengan lebih cepat.
App Action dapat berlaku di sejumlah aplikasi, seperti Google Search, Google Play, Google Assistant, dan launcher Android.
Nantinya, rekomendasi tindakan akan dibuat berdasarkan pemakaian dan relevansinya dengan pengguna.
Android P juga hadir dengan fitur bernama Slice. Fitur ini mampu menampilkan antarmuka aplikasi di dalam hasil pencarian Google Search termasuk Google Assistant.
(Sah, Sumber: Liputan6.com/Agustinus Mario Damar)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya