Hindari Kejenuhan, 10 Desainer Usung Busana Muslim Siap Pakai

Reporter : Ratih Wulan
Jumat, 7 April 2017 11:14
Hindari Kejenuhan, 10 Desainer Usung Busana Muslim Siap Pakai
Deden dan Sofie mencoba menawarkan busana muslim yang ringan dengan konsep mix and match.

Dream - Muslim Fashion Festival (Muffest) Indonesia 2017 hari pertama ditutup oleh penampilan 10 brand busana muslim tanah air. Beberapa diantaranya menampilkan rancangan desainer kenamaan seperti Deden Siswanto dan Sofie yang masing-masing menampilkan 8 looks berbeda.

Selain kedua desainer kawakan tersebut, muncul beberapa nama desainer lainnya seperti Lia Mustafa, Defika Hanum, Eugene Effects, Ina Priyono, Kiki Priyono, Fitri Aulia dan Sukriyah. Serta tak kalah menarik penampilan Zelmira yang merupakan karya para siswa SMK NU Banat, Kudus.

Diungkapkan Deden ia menampilkan busana ready to wear yang terinspirasi dari penampilam wanita masa kini. Seperti biasanya, pria yang karip disapa Densis ini masih menampilkan konsep rancangan yang mudah dipadupadankan dengan busana lainnya.

" Lebih ke mix and match dengan warna putih, abu-abu," terang Densis di Jakarta Convention Center, Kamis, 6 April 2017.

muffest 2017© muffest 2017

Konsep tersebut dituangkannya dalam cuttingan outer, vest dan kemeja panjang bernuansa teduh. Namun, styling yang dihadirkan nampak memukau para penonton show.

Berbeda dengan Sofie yang memperkenalkan second line terbarunya. Mengusung label R.Three, pria yang gemar memakai topi ini menghadirkan busana yang lebih ringan untuk tampilan harian.

" Saya memang lebih menawarkan busana padupadan yang kasual. Busana muslim yang bisa dipakai untuk sehari-hari," imbuhnya.

Sedangkan Lia Mustafa menawarkan busana muslim untuk wanita dewasa yang sedikit bergaya rocker. Sehingga berpengaruh dalam pemilihan warna-warna gelap seperti abu-abu, marun dan oranye. Namun sayangnya, untuk pakaian busana muslim, rancangan dari Lia masih terlalu body fit sehingga memperlihatkan lekuk tubuh saat dipakai.

muffest 2017© muffest 2017

Begitu pula dengan rancangan Fitri Aulia yang membawa brand Kivitz. Sebagai salah satu label pakaian Syar'i, Fitri menghadirkan signature style busana loose tanpa banyak detail. Diaplikasikan dalam siluet gamis, blouse dan rok berpotongan panjang dan longgar.

Begitu pula dengan pemilihan motif dan warna yang sangat simpel. Serta tidak mencolok perhatian jika dikenakan para muslim. Tapi, sepertinya, Fitri kurang mempertimbangkan pemilihan material dan cutting dalam satu gamis yang ditampilkannya.

Salah satu busana panjang berwarna hitam, nampak dibuat dari bahan yang terlalu melekat pada tubuh. Sehingga membentuk lekukan di bagian-bagian tertentu yang membuat busana kurang nyaman dikenakan.

Kemudian Eugene Effects, Reborn29 by Sukriyah dan Zelmira tampil dengan memberikan pilihan baru busana muslim untuk anak-anak muda yang ceria. Baik dari sisi desain maupun pemilihan warna cukup menarik bagi para wanita 20-35 tahun yang ingin tampil lebih modis dalam penampilan sehari-hari.(Sah)

 

Beri Komentar