Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilmuwan Dunia Kasus Demam Berdarah Ditularkan Lewat Hubungan Intim (Foto: Shutterstock)
Dream - Nyamuk Aedes aegypti kerap disalahkan karena menjadi penebar virus demam berdarah. Tetapi, ada fakta terbaru dari proses pembentukan demam berdarah.
Dilaporkan New Straits Times, otoritas kesehatan Spanyol menyebut hubungan seksual dapat menyebarkan demam berdarah.
Kasus itu bermula dari temuan karena seorang pria yang mengidap demam berdarah usai berhubungan dengan kekasihnya. Sang kekasih, kata anggota departemen kesehatan Susana Jimenez, mengalami gigitan nyamuk demam berdarah saat perjalanan ke Kuba.
Infeksi demam berdarah itu terjadi pada September 2019. Kondisi itu sempat membingungkan dokter karena si pasien tidak melakukan perjalanan ke negara yang punya penyakit jenis itu.
" Rekannya menunjukkan gejala yang sama dengan dia tetapi lebih ringan sekitar sepuluh hari sebelumnya, dan dia sebelumnya telah mengunjungi Kuba dan Republik Dominika," kata Jimenez.
" Analisis sperma mereka dilakukan dan mengungkapkan bahwa mereka tidak hanya menderita demam berdarah tetapi juga virus yang persis sama yang beredar di Kuba," kata dia.
Dugaan yang muncul, kasus penularan demam berdarah secara seksual antara pria dan wanita menjadi subjek dari artikel ilmiah baru-baru ini di Korea Selatan, kata Jimenez.
Pusat Eropa untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (ECDC) yang berpusat di Stockholm, Swediam yang memantau kesehatan dan penyakit di Eropa, mengatakan ini kasus ini diduga yang pertama karena melibatkan sesama pria.
Menurut situs web World Health Organisation, demam berdarah ditularkan terutama nyamuk Aedes aegypti yang tumbuh subur di iklim tropis yang padat penduduk dan berkembang biak di genangan genangan air.
Demam berdarah paling sering dialami orang-orang yang bepergian ke iklim yang lebih panas seperti Asia Tenggara, Afrika, Australia, Karibia, Amerika Selatan dan Tengah.
Dream - Orang-orang sering kali menyamakan gejala demam berdarah dengue (DBD) dengan gejala tipes. Sekilas, gejala yang muncul dari kedua penyakit tersebut bisa dibilang sama.
Padahal, gejala demam berdarah dengue (DBD) dan gejala tipes memiliki perbedaan yang cukup kentara.
Jika dilihat dari penyebabnya, demam berdarah dengue (DBD) dan tipes sudah menunjukkan perbedaan yang signifikan. Demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus, sementara tipes dipicu oleh bakteri.
Perlu diketahui, sebagian besar virus bisa menyebabkan penyakit. Sementara itu, hanya kurang dari 1 persen dari jenis bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.
Sebagian besar bakteri justru bermanfaat, seperti membantu mencerna makanan, melawan mikroba lain yang menyebabkan penyakit, melawan sel kanker, dan menyediakan nutrisi-nutrisi yang bermanfaat.
Nah, agar Sahabat Dream tidak salah, berikut adalah beda gejala demam berdarah dengue (DBD) dan gejala tipes yang dirangkum dari berbagai sumber.
Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk jenis Aedes aegypti.
Virus dengue tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang juga disebut dengan nyamuk demam berdarah.
Saat seseorang terinfeksi oleh virus yang dibawa oleh nyamuk tersebut, maka akan muncul serangkaian gejala penyakit demam berdarah dengue (DBD) berikut ini:
Gejala khusus tersebut membuat tulang terasa seperti retak sehingga demam berdarah dengue (DBD) pun sering disebut sebagai penyakit break bone.
Gejala demam berdarah dengue (DBD) dan gejala tipes yang hampir mirip ini terkadang membingungkan orang awam.
Namun dengan mengetahui beda gejala demam berdarah dengue (DBD) dan gejala tipes, kita bisa membuat langkah-langkah pencegahan yang benar.
Tipus atau orang awam menyebutnya tipes adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi.
Bakteri tersebut masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi.
Penyebaran bakteri tipes di dalam tubuh termasuk cepat. Hal itu terlihat pada masa inkubasi bakteri yang hanya berlangsung 7-14 hari.
Setelah masa inkubasi bakteri tersebut berakhir, kemudian diikuti dengan munculnya gejala tipes pertama.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah gejala tipes yang perlu diketahui agar tidak rancu dengan gejala demam berdarah dengue (DBD):
Setelah mengetahui beda gejala demam berdarah dengue (DBD) dan gejala tipes, Sahabat Dream diharapkan bisa melakukan pencegahan secara lebih cepat dan mudah. Semoga bermanfaat.
Dirangkum dari berbagai sumber.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya