Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kuliner Betawi (Kusmiyati/Dream.co.id)
Dream - Tak sedikit kuliner asli Indonesia yang diklaim negara lain sebagai makanan khas mereka. Hal itu membuat banyak lembaga diantaranya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia dan Akademi Kuliner Indonesia (AKI) mengelus dada.
" Malah tak sedikit kuliner kita yang diklaim negara lain, misalnya Malaysia yang mengklaim sate dan rendang milik mereka," kata Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus Konvensi Insentif dan Event Kemenparekraf, Achyaruddin di Jakarta.
Kondisi demikian diperkirakan bisa terjadi karena adanya persamaan jenis kuliner antara Indonesia dan Malaysia, sebagai negara yang berada di lingkungan Asia.
" Indonesia dan Malaysia itu hampir sama jenisnya tapi makanan Malaysia lebih dikenal dunia. Padahal kalau dilihat sejarah bisa jadi negara kita yang lebih dulu memiliki makanan itu, misalnya sate atau rendang," kata Achyaruddin.
Menurut anggota AKI, Murdijati Gardjito alasan makanan Malaysia lebih dikenal dunia karena upaya yang dilakukan mereka dirasa lebih banyak dibandingkan Indonesia.
Kelemahan Indonesia, karena kurangnya dokumentasi dan kurangnya masyarakat Indonesia mencintai kulinernya. Padahal itu dinilai sangat perlu. Karena, bila sudah ada dokumentasinya maka semakin mudah memperkenalkan makanan Indonesia ke dunia. Alhasil, tidak diklaim negara lain.
" Gimana tidak diklaim kalau masyarakat Indonesia saja tidak tahu semua jenis kulinernya," kata Murdijati.
Untuk itu AKI akan berupaya melakukan pengidentifikasi jenis kuliner Indonesia dan mendokumentasikannya sebagai makanan khas milik Indonesia. AKI merupakan lembaga yang bergerak dalam bidang pelestarian dan pendokumentasian kuliner tradisional Indonesia.
" Tujuan kami agar semua orang mengetahui dan mencintai makanan di seluruh pelosok negeri tidak lagi diklaim negara lain," kata guru besar Universitas Gajah Mada ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya