Raslina Rasidin Prihatin dengan Temuan Mayat Anak dalam Kardus

Reporter : Amrikh Palupi
Selasa, 6 Oktober 2015 11:15
Raslina Rasidin Prihatin dengan Temuan Mayat Anak dalam Kardus
"Tingkat kekerasan seksualitas di Indonesia pada anak sangat tinggi," kata Raslina.

Dream - Maraknya pemberitaan soal temuan mayat seorang anak perempuan terbungkus kardus dan terlilit lakban di daerah Kalideres, Jakarta Barat, membuat resah banyak orang.

Sebagai public figure, aktris Raslina Rasidin merasa prihatin mendengar berita tersebut. Menurutnya kondisi pola hidup lingkungan, peran orang tua dan pemerintah sangat penting dalam hal ini.

" Peran orang tua, lingkungan dan pemerintah harus jadi satu," ujar wanita kelahiran Aceh 20 Oktober 1973 ini saat ditemui di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan.

Menurutnya, tingkat kekerasan pada anak di Indonesia sangat tinggi. Untuk itu sebaiknya anak-anak harus ditanamkan kesadaran sejak dini dengan memberikan edukasi bahwa jangan mengenal sembarang orang asing dan harus lebih berhati-hati.

" Tingkat kekerasan seksualitas di Indonesia pada anak sangat tinggi. Artinya kesadaran harus ditanamkan sejak dini. Lingkungan keluarga harus memberikan edukasi pada anak untuk berhati hati terhadap orang asing. Pendekatan juga penting dengan cara komunikasi yang dijalani," kata juara ketiga wajah Femina tahun 1995 ini.

Sebagai orang tua yang memiliki dua orang anak, Raslina berharap kejadian yang sama tidak terulang lagi. Sedangkan untuk pelaku dihukum sesuai dengan perbuatannya.

" Saya sebagai orang tua yang punya anak berharap kejadian ini jangan sampai berulang. Memimpikannya saja saya tidak," tandasnya.

" Pelakunya wajib dihukum seberat-beratnya. Negara kita negara hukum, negara Pancasila kita punya polisi segala macam. Pemerintah harus bekerja sama dan polisi harus tanggap," tambahnya.

Raslina dalam hal ini mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya. Ia pun berharap Indonesia menjadi lebih baik, tidak ada kasus lain yang menimpa anak di bawah umur lainnya.

" Mudah-mudahan ke depan Indonesia menjadi lebih baik lagi, tidak ada kejadian seperti ini apalagi menimpa anak-anak," harapnya.

Beri Komentar