Ilustrasi (Foto: Galaksi Berita)
Dream - Memakai deodoran mungkin bagian rutin dari keseharian kita - tapi bisakah kita hidup tanpa deodoran?
YouTuber bernama Alyse Brautigam mengaku telah melakukan eksperimen hidup tanpa deodoran sejak Oktober 2015 lalu. Dan wanita 22 tahun itu mengatakan eksperimennya berjalan sukses.
Ternyata hasilnya tak seperti yang dibayangkan. Yang dia maksud dengan sukses adalah dia tak mengalami masalah bau badan meski berkeringat.
Lebih jauh lagi, Brautigam juga merasa tertantang ketika harus menumbuhkan bulu ketiak yang konon dianggap sebagai sumber penyebab bau badan. Dan hasilnya tetap saja, dia tak mengalami masalah bau badan.
Padahal, wanita penyuka fitness asal Hawaii ini secara teratur latihan hingga peluh membasahi tubuhnya. Jadi apa rahasia Brautigam bisa jauh dari masalah bau badan meski berkeringat parah?
© Dream
Brautigam mengatakan rahasianya terletak pada diet makanan vegetarian mentah yang dijalaninya.
" Tubuh kita sebenarnya mengeluarkan bau yang berbeda berdasarkan pada makanan yang masuk ke dalam tubuh kita," katanya menjelaskan dalam videonya.
Dia melanjutkan, " hormon tubuh saya semakin seimbang dan bau badan saya telah berubah sedikit."
Menurut Brautigam, diet makanan vegetarian mentah yang dijalaninya tidak menghasilkan bau badan yang kuat. Sementara makanan yang dipanggang dan yang dijual di drive-thru menghasilkan bau tak sedap yang kuat.
Brautigam menjelaskan motivasi awal dia melakukan eksperimen ini karena takut dengan efek samping deodoran yang dikaitkan dengan kanker payudara.
(Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement

Satu Kota, Dua Benua: Sejarah Istanbul dan Perjalanan Panjang Perubahan Namanya

BMKG Terangkan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tidak Dapat Diamati dari Indonesia

Perbedaan Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan, Ketahui Terjadinya dan Fenomenanya

Ingin Mulai Hidup Sehat, Ini Cara Biasakan Ganti Kopi Susu dengan Kopi Hitam

Salah Pilih Sejak Awal? Kenali Dulu Sumber Susu Sebelum Memilih Susu Formula Anak

Superbank Mulai Laksanakan Program LTIP Sebagai Strategi Jangka Panjang
