Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dentuman Keras (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara masih menyelidiki penyebab dentuman keras yang terdengar di beberapa daerah Jawa Tengah, dini hari tadi.
Dari hasil monitoring tim BMKG, suara dentuman tidak terkait dengan aktivitas gempa tektonik, melainkan Sonic zoom gelombang kejut yang dipicu dari suara pesawat jet.
" Kami masih menelusuri sumbernya, yang pasti tidak ada gempa. Ada kemungkinan kecil suara itu dari pesawat jet yang melintas gelombang suaranya melebihi suara umumnya maupun aktivitas vulkanik," ujar Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara, Setyoaji Prayoedhie dikutip dari Merdeka.com, Senin 11 Mei 2020.
Setyoaji meminta untuk mengkonfirmasi hal itu ke AirNav agar bisa memastikan sumber dentuman keras.
Kata dia, bila melihat data meteorologis, sebagian besar awan hujan lebih terkonsentrasi di utara dan pesisir selatan jawa, hal ini konsisten dengan distribusi sambaran petir pada malam harinya.
" Jadi sampai saat ini belum diketahui. Sambaran petir hanya ada di wilayah utara, barat laut, barat, barat daya, selatan dan tenggara Jateng di lokasi terdampak pada rentang waktu itu," imbuhnya.
Saat dikonfirmasi, Manager Operasional AirNav Cabang Semarang, Kelik Widjanarko mengatakan, terkait suara dentuman keras belum monitoring aktivitas pesawat melintas di wilayah Jateng selama pandemi covid-19.
" Belum tahu, soalnya terkait WFH operasional masih terbatas, jadi sampai saat ini belum bisa melacaknya," tuturnya.
(Sumber: Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama)
Dream - Media sosial tengah dihebohkan dengan unggahan yang menyebutkan terdengarya suara menyerupai dentuman keras. Peristiwa itu terjadi dini hari tadi di beberapa wilayah Jawa Tengah, termasuk Solo.
Warganet dengan akun Twitter @Rendiansyah1 mengaku mendengar suara tersebut di Pati. Bahkan, dia juga mengaku melihat ada benda jatuh dari langit.
" Seng krungu suoro dentuman area Pati Jawa Tengah, sakdurunge dentuman ono benda tibo seko langit. Koyok meteor dan sejenise (Yang dengar suara dentuman area Pati, Jawa Tengah sebelum dentuman ada benda jatuh dari langit kayak meteor dan sejenisnya)," tulis pemilik akun.
Tak hanya dia, teman-temannya juga melihat benda jatuh dari langit sebelum ada suara dentuman.
" Nek area Pati, kanca2ku yo do weroh kabeh ki (Di area Pati, teman-temanku juga pada lihat semua ini)," lanjutnya.
Berdasarkan informasi yang diunggah oleh pengelola akun media sosial Instagram @soloinfo, suara dentuman yang terdengar hingga Solo.
" Jare mau jam 12an bengi punjul sitik enek suara dentuman. Enek sing krungu? Kiro2 suoro opo eh lur (katanya tadi jam 12-an malam lebih sedikit ada suara dentuman. Ada yang mendengar? Kira-kira suara apa ya lur?)," katanya.
Ada pula informasi yang menyebutkan dentuman tersebut juga terdengar di Purwodadi, Grobogan. Seperti kiriman netizen kepada pengelola akun Instagram @_infocegatansolo.
Sementara, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, belum dapat memberikan keterangan terkait hal ini. Pihaknya masih menyelidiki suara dentuman yang terdengar di beberapa lokasi di Jateng tersebut.
" Kami cek dulu ya," kata Dwikorita.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya