Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jadi Penyakit Dengan Angka Kematian Tertinggi, Penanganan Jantung Harus Komprehensif (Foto Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Penyakit jantung mungkin sering diabaikan generasi muda meski sudah mengetahuinya sebagai salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Kalangan kekinian ini banyak yang menganggap penyakit jantung hanya akan menyerang kalangan lanjut usia.
Mengutip data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit jantung masih merupakan salah satu penyakit dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi di dunia dengan angka mencapai 18,6 juta orang setiap tahun.

“ Serangan jantung dapat menyebabkan kematian bila tidak segera tertangani. Namun tidak semua serangan jantung selalu langsung berakibat fatal, bisa saja seseorang mengalami serangan jantung ringan,” jelas dr. Hasril Hadis, Sp.JP(K), FIHA pada Media Gathering sekaligus seminar kesehatan jantung Rumah Sakit Premier Jatinegara (RSPJ) dan tim Cardiac Center, baru-baru ini.
Penyakit jantung bisa disebabkan oleh kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang dimiliki seseorang sejak lahir maupun karena gaya hidup. Seperti penyumbatan pembuluh darah arteri akibat penumpukan kolesterol yang menyebabkan jantung koroner.

“ Penyakit jantung itu jenisnya macam-macam tapi paling banyak yang terjadi jantung koroner, jenis inilah yang mengakibatkan banyak kematian mendadak,” tambah dr. Hasril Hadis.
Pada kasus serangan jantung ringan, pertolongan pertama harus dilakukan secara cepat dan diikuti dengan penanganan dari ahli penyakit jantung secara komprehensif.

“ Penanganan yang akurat sangat penting untuk meminimalkan kerusakan pada jantung, sehingga pasien dapat kembali pulih secara maksimal,” tambah dr Hasril.
Penanganan operasi jantung biasa dilakukan dengan metode yang menyebabkan rasa nyeri akibat sayatan besar yang dibuat oleh ahli bedah jantung di tengah dada.
Kini terdapat teknik bedah jantung MICS dengan menggunakan metode pembedahan menggunakan sayatan kecil. Teknik ini akan membuat pasien kehilangan darah lebih sedikit, mengurangi ketidaknyamanan paska operasi, waktu penyembuhan lebih cepat, menurunkan risiko infeksi, serta menghilangkan kemungkinan infeksi luka dalam sternum.
“ Prosedur ini juga dapat menjadi pilihan bagi pasien yang memiliki risiko tinggi, seperti karena usia atau riwayat medis lainnya.” jelas dr. Amin Tjubandi, Sp.BTKV(K) pada kesempatan yang sama.

Rumah sakit yang menyediakan layanan bedah jantung dengan teknik MICS adalah RS Premiere Jatinegara yang juga memiliki teknik penanganan lain berupa Coronary Artery Bypass Graft (CABG).
“ Salah satu layanan unggulan RSPJ adalah Cardiac Center. RSPJ memiliki fasilitas atau bangsal khusus pasien penyakit jantung (Cardiac Ward) yang berdiri sejak tahun 2015 dengan layanan jantung komprehensif,” jelas Dr. Susan Ananda selaku CEO dari RSPJ.
Cardiac Ward juga diperuntukan bagi pasien pra-dan post tindakan seperti Percutaneous Coronary Intervention (PCI) yaitu prosedur intervensi non bedah. Juga dilengkapi dengan fasilitas pemeriksaan jantung, monitoring system, defibrillator, ekokardiografi, Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM), holter, hingga mini echo untuk memonitor jantung pasien dengan lebih cepat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya