7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih kita mengurung sebagian besar masyarakat di Indonesia. Waktu beraktivitas lebih banyak waktu dihabiskan di dalam rumah demi mencegah diri sendiri atau keluarga terpapar virus Covid-19.
Selain bekerja dan sekolah, sebagian orang memanfaatkan sisa waktu dengan menatap layar gadget lebih lama. Penggunaan pendingin ruangan (AC) juga semakin bertambah agar aktivitas berjalan nyaman.
Namun kebiasaan itu membuat seseorang menjadi semakin banyak terpapar efek buruk AC dan radiasi cahaya biru.
Pendingin ruangan yang kita gunakan setiap hari, tidak hanya mengurangi kadar kelembapan di udara, tapi juga bisa mengurangi kelembapan kuli. Alhasil kondisi kulit Sahabat Dream menjadi lebih kering.
Ahli kulit juga meyakini paparan cahaya biru dari gawai hingga delapan jam sehari dapat membahayakan kulit. Bahkan disebutkan dampak yang timbul setara dengan paparan sinar matahari selama 20 menit tanpa perlindungan apapun.
Akibatnya, kulit bisa terlihat kusam dan merusak kolagen, bahkan berujung pada keriput dan kekenduran kulit.
Nah, buat kamu yang memiliki kulit kering akibat dari paparan udara dingin, coba untuk gunakan inovasi terbaru dari AQUA dan ERHA Skincarea yang memiliki formulasi mengunci kelembapan kulit selama 24 jam.
“ Semua orang tahu kalau tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa kulit sebenarnya merupakan organ tubuh terbesar dan mengandung 64% air. Kulit dapat memberikan kita perlindungan terbaik saat terhidrasi dengan baik," kata Ethan Lim, VP Marketing Danone-AQUA, lewat keterangannya pada Senin, 8 Febuari 2021.
Rangkaian RE-FRESH diformulasikan dengan menggabungkan keahlian AQUA dalam membantu memberikan hidrasi dan ERHA dalam dermatologi. Ethan menjelaskan, meski menjaga asupan air dapat menjaga hidrasi tubuh, setiap orang juga membutuhkan perlindungan dari luar.
" Itulah mengapa kami berkolaborasi dengan ERHA untuk menciptakan ERHA x AQUA RE-FRESH,” tambahnya.
Secara natural, permukaan kulit akan menipis dan perlahan kehilangan kemampuannya untuk menahan kadar cairan dalam tubuh.

Upaya menjaga kulit tetap terhidrasi dapat menunda proses degenerasi, mempertahankan fungsi kulit sebagai pelindung tubuh, dan yang lebih penting menjaga kecantikan alaminya.
Selain mengonsumsi air mineral, merawat kulit dari luar juga penting untuk menjaga kelembapannya.
Dengan memadukan air mineral AQUA dengan bahan teruji klinis secara dermatologis, seperti Sodium Hyaluronate, Panthenol (Pro-Vitamin B5), Niacinamide (Vit B3), dan Xylitylglucoside, RE-FRESH diformulasikan untuk membantu kulit mempertahankan kelembapan kulit.

Rangkaian ERHA x AQUA RE-FRESH terdiri dari hydrating face mist, hydrating lip balm, hydrating serum, hydrating sunscreen, dan overnight hydrating mask yang berbahan dasar air. Produk ini diklaim cocok dipakai semua jenis kulit, usia, dan dalam kondisi apapun termasuk wanita hamil dan menyusui untuk memenuhi hidrasi harian.
Dilabeli harga mulai dari Rp65.000, rangkaian hidrasi ERHA x AQUA RE-FRESH bisa menjadi pilihan sahabat dream dalam rutinitas perawatan kulit kalian.
Dream - Musim hujan belum juga usai. Kondisi kulit pun masih bisa berubah menjadi lebih kering seiring dengan berjalannya waktu.
Tidak hanya kering, kulit juga bisa mengalami dehidrasi. Sehingga menyebabkan produksi minyak berlebih. Sebagian orang juga bisa merasakan kulit kesat seperti tertarik, iritasi, perih dan kelelahan.
Mungkin, kamu telah mencoba berbagai cara agar kulit lebih lembap, segar dan kenyal kembali. Namun, efektifkah cara yang dilakukan?
Jika belum, mungkin kamu bisa mencoba tren perawatan kulit Korea yang dinamakan 'slugging'.
Dilansir Times of India, slugging merupakan tren pemakaian pelembap seperti petroleum jelly di malam hari dalam jumlah banyak hingga hampir menutup seluruh pori-pori wajah.
Tren perawatan kulit ini diperuntukkan bagi pemilik kulit kering serta kombinasi. Jika kamu memiliki jenis kulit berminyak, tren ini sangat tidak disarankan untuk dilakukan karena dapat menyebabkan jerawat.
Pemilik kulit kering dan kombinasi pun tidak disarankan untuk melakukannya terlalu sering. Hal ini hanya disarankan ketika kulit terasa sangat kering, tertarik, iritasi, kelelahan dan perih.
Pemakaian petroleum jelly dapat melembapkan dan mengunci kelembapan kulit. Sehingga, kulitmu akan ekstra lembap di pagi hari.
Jangan lakukan tren ini terlalu sering. Lakukanlah hanya saat kulitmu membutuhkannya. Perhatikan juga kombinasi produk yang digunakan agar tidak memperparah kondisi kulit.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?