Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bagaiamana Caranya Memilih Karpet Mobil? (Foto: Shutterstock)
Dream - Di pasar barang-barang seken kamu pasti banyak menemukan produk karpet untuk mobil. Tentu kamu ingin penampilan indoor mobil kesayangan pada Lebaran tahun ini berbeda agar suasana terasa baru.
Dikutip dari Auto2000, Jumat 31 Mei 2019, karpet dijual bebas tersebut umumnya punya desain yang mewah dan berkelas, seperti menggunakan material beledu, serta tidak mudah kotor.
Tak heran jika banyak ragam karpet mobil aftermarket yang bisa kamu pilih sebagai pengganti karpet bawaan mobil. Penggunaan karpet tambahan ini diharapkan bisa melindungi karpet dasar dari berbagai kotoran.
Bahkan, banyak di antara karpet tersebut dibauat secara khusus untuk memenuhi keinginan pemilik mobil. Corak, warna, dan desainnya pun bisa diatur sesuai selera.
Namun tidak sedikit produk karpet tersebut justru menjadi sumber kecelakaan, terutama kalau dibuat asal-asalan. Beberapa produk kerap mengganjal di bawah pedal gas dan membuat putaran mesin tidak terkontrol.
Ada juga kasus karpet yang justru kerap berpindah letaknya karena tidak merekat baik di dasar kabin. Masalah ini terjadi di beberapa produk karpet aftermarket yang hanya menyediakan ukuran umum untuk seluruh mobil.
Selain itu agar karpet tidak bergerak saat kendaraan berjalan, di bagian bawahnya harus diberikan perekat kuat. Sebagai tambahan diberikan landasan pada bagian kaki karena biasanya bagian ini kerap rusak karena tergesek sepatu.
Selain standar keselamatan di atas, sebagai tambahan, karpet mobil juga harus mudah dibersihkan dari berbagai kotoran.
Ini karena beberapa bahan justru memudahkan kotoran masuk dan sulit dibersihkan. Karpet ini justru membuat kabin berbau tidak sedap dan menimbulkan jamur di dalam mobil.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya