Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wanita Tengah Berpose Di Mobil Legandaris Volkswagen Beetle (Foto: Shutterstock)
Dream - Produsen otomoti ternama Eropa, Volkswagen membuat keputusan mengejutkan. Pabrikan dengan logo VW ini akan menawarkan pensiun dini kepada ribuan pegawainya seiring strategi bisnis baru yang sedang disiapkan perusahaan.
Dalam pengumuman yang disampaikan Minggu, 14 Maret 2021 waktu setempat, VW melaporkan akan memangkas ribuan pekeranya untuk menambah ruang bagi investasi kendaraan listrik dan berbagai teknologi terbaru.
Pabrik WV di Wolfsburg, Jerman rencananya akan difokuskan memproduksi mobil hybrid, e-mobil, kendaraan berbasis perangkat lunak tanpa batas, dan teknologi self-driving atau swakemudi.
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi salah satu strategi VW untuk mendapatkan kembali mahkotanya sebagai produsen mobil terbesar di dunia saat memasuki era hijau baru.
VW dan anak perusahaannya menjual 9,3 juta mobil pada tahun 2020. Toyota menyalip dan merebut tahta produsen mobil terbanyak dunia dengan menjual 9,5 juta unit.
Untuk melancarkkan ambisi besarnya tersebut, manajemen VW sedang membahas kesepakatan dengan serikat perihal pensiun dini atau setengah pensiun. Kesepakatan sebelumnya mengesampingkan PHK paksa hingga akhir dekade ini.
Surat kabar keuangan Jerman Handlesblatt melaporkan rencana PHK yang dilakukan VW akan menelan biaya sekitar US$ 597 juta dan dan 5.000 pegawai akan terkena imbasnya.
Manajemen Volkswagen menolak memberikan angka keseluruhan, hanya mengatakan perusahaan mengharapkan hingga 900 pekerja untuk memilih pensiun dini dan ribuan dapat mengambil setengah pensiun.

Perusahaan juga memperpanjang pembekuan perekrutan hingga akhir 2021. Sebelumnya hanya diberlakukan hingga kuartal pertama. Perekrutan eksternal hanya dapat dilakukan di bidang-bidang seperti mobil listrik, digitalisasi dan pengembangan sel baterai, kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.
Kepala personalia Volkswagen, Gunnar Kilian, mengatakan bahwa " manajemen biaya yang ketat secara terus menerus" akan memungkinkan para eksekutif untuk " membiayai investasi yang diperlukan di masa depan."
Perusahaan, yang juga mencakup anak perusahaan Porsche, Audi dan Seat, telah mengalokasikan hampir setengah dari 150 miliar Euro anggaran penelitian dan pengembangannya untuk rencana tersebut.

Para eksekutif mengatakan kepada investor bulan lalu bahwa mereka yakin bahwa efek pandemi virus korona telah " berhasil diatasi" .
Mereka juga menunjuk pada " pemulihan cepat" dari operasi Volkswagen yang sangat menguntungkan di China yang telah membantu korporasi mengatasi gejolak ekonomi baru-baru ini.
Langkah VW untuk mulai memproduksi mobil ramah lingkungan kemungkinan dipicu tekanan dunia global terhadap pencemaran lingkungan. Hal itu sebagian disebabkan oleh skandal polusi diesel pada tahun 2015 yang mengungkapkan bahwa pembuat mobil tersebut telah memasang beberapa kendaraan dengan perangkat curang untuk lulus uji emisi.
Regulator UE telah menetapkan target emisi yang ketat yang akan memaksa Volkswagen untuk meningkatkan proporsi kendaraan hibrida dan listrik dari penjualan mobil Eropa menjadi 60 persen pada tahun 2030. Itu naik dari target sebelumnya sebesar 40 persen.
Volkswagen mengatakan pada bulan Oktober pihaknya sedang meninjau kepemilikannya atas merek mobil sport Italia, Lamborghini, sebagai bagian dari perombakan tersebut.
(Sah, Sumber: DW.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya