Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tekanan Angin Ban Motor (Foto: Shutterstock)
Dream - Selain dipengaruhi kelalaian pengendara, kecelakaan lalu lintas juga seringkali disebabkan ketidaktahuan mereka terhadap hal-hal krusial berkaitan dengan konsep safety riding.
Salah satunya mengenai tekanan angin ban motor yang ideal terutama di saat musim hujan.
Banyak orang yang mengatakan pada musim hujan ini, pengendara motor dilarang memberikan tekanan angin terlalu tinggi pada kendaraan mereka.
Hal ini disebut-sebut dapat meningkatkan faktor risiko terjadinya kecelakaan di tengah jalan seperti terpeleset, tergelincir atau ban selip. Benarkah hal tersebut? Atau jangan-jangan hanya mitos belaka?
Mengutip Wahana Honda, pada saat membeli sebuah kendaraan baru, terdapat buku pabrikan yang harus sahabat Dream baca.
Dalam buku tersebut biasanya tercantum informasi lengkap mengenai kendaraan. Mulai dari apa saja yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan, besaran beban maksimal yang boleh dibawa hingga biasanya juga tertera informasi mengenai tekanan ban yang ideal.
Nah, biasanya tekanan angin ban motor yang direkomendasikan berkisar antara 29 psi untuk roda depan serta 33 psi untuk roda bagian belakang.

Kapasitas angin ban motor ini dianggap cukup ideal untuk berkendara. Selain akan membuat pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan, tekanan angin ban motor yang ideal juga akan menjauhkan dari risiko buruk di jalanan seperti kecelakaan dan juga memperpanjang usia pakai dari ban tersebut.
Sedangkan untuk musim penghujan tekanan ban motor yang disarankan cukup berbeda. Diperbolehkan untuk mengurangi tekanan ban jika memang dibutuhkan. Namun tetap dengan batas yang telah ditentukan.
Maksimal pengurangan tekanan angin ban motor tersebut hanyalah 2 psi. Artinya, jika di hari biasa berkendara dengan tekanan 29 psi untuk roda depan, maka pada musim penghujan bisa menurunkannya di angka 27 psi. Berlaku juga untuk ban belakang boleh diturunkan hingga ke angka 31 psi.
Pengurangan tekanan angin ini bertujuan untuk membuat daya cengkram ban motor jauh lebih kuat pada saat melewati jalanan basah dan licin.
Karena seperti yang kita tahu, tekanan angin ban yang terlalu tinggi seringkali menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan di tengah medan jalan yang basah. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi ban selip atau hilangnya kontrol pada komponen ban.

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan tekanan angin ban motor harus dikurangi pada saat musim penghujan merupakan fakta. Namun sebenarnya, hal ini kembali lagi pada kebiasaan saat berkendara.
Pastikan untuk tidak berkendara dalam kecepatan tinggi saat melewati jalanan yang basah, licin atau saat sedang turun hujan. Berkendaralah dengan kecepatan standar dan memperhatikan kondisi jalanan sekitar. Dengan demikian, berapa pun tekanan ban motor yang dikendarai akan tetap membawa sahabat Dream selamat sampai ke tujuan.
Selain itu, jika tak mau repot-repot mengurangi tekanan angin ban motor setiap kali akan berkendara di musim hujan. Sahabat Dream bisa mengganti ban motor yang sekarang dengan jenis ban dual purpose. Di mana ban tersebut dapat digunakan untuk berkendara di medan on road maupun off road.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya